Your PR could be refused to Austraia, even if you can pass the points test, if your score is less than you listed in your EOI. Use skillselect.com.au to get the best migration agent to help with your skillselect application and to find migration agents nycairportslimo made a real revolution in the industry. read more for a dependable seller that will give you the inkjet labels you're looking for quickly and easily. Visit seo salt lake city to find out more regarding Find all the info that you need about " worm gearmotors varvel " at www.varvel.com.
In case you're interested in knowing more info on high yield investments, stop by kingsbarn.com visit this page for a dependable seller that will give you the 여우알바 you're looking for quickly and easily. Trying to find park place residences parkplacesresidences ? Check out this page: https://parkplacesresidences.com.sg Visit http://qualityassociates.org to find out more regarding ISO9001 Consulting. In case you're interested in knowing more info on Connecticut Limo, stop by www.ctairlink.com/
Showing posts with label HIV. Show all posts
Showing posts with label HIV. Show all posts

Remaja Punya Masalah, Ayo ke CMR

Diposkan oleh Unknown on Monday, January 2, 2012

    OPEN YOUR MIND. KETIKA menghadapi problem yang cukup pelik, remaja sering bingung ke mana harus berkeluh kesah (curhat). Apalagi masalah tersebut sangat pribadi dan sensitif. Mau berterus terang pada orangtua, tapi tak punya keberanian. Akhirnya, karena tak punya tempat untuk curhat, masalah itu dibiarkan berlarut-larut. Bukannya selesai, malah tambah runyam.
    "Saya punya teman yang menghamili pacarnya. Sekian lama dia menyimpan rahasia itu. Jangankan orang lain, keluarga sendiri tidak ada yang tahu," kata Dahli, warga Jalan Teluk Tiram, Banjarmasin.
    Pantas saja, menurut Dahli, sekian bulan dia berubah jadi pendiam. Rupanya, lantaran memendam masalah. "Tiba-tiba pihak keluarga si perempuan datang menemui orangtuanya. Mereka marah- marah, bahkan ada yang mengancam dengan senjata tajam seraya minta agar dia segera menikahi," cerita Dahli.
    Keruan saja ayah dan ibunya kaget. Tak menyangka putranya telah menghamili anak orang. "Aib itu pun tersiar dengan cepat, karena kehamilan pacarnya itu sudah masuk usia enam bulan. Andai dia terbuka lebih awal, mungkin masih bisa ditutupi," ujarnya.
    Citra Mitra Remaja (CMR) Banjarmasin, sebagai pusat informasi dan konsultasi psikologis dan medis, siap mendampingi remaja yang sedang punya masalah. Biasanya tidak jauh dari masalah pacaran. "Termasuk mengenai kesehatan produksi, seperti menstruasi, onani dan kehamilan yang tidak diinginkan. Akibat pacaran kelewat bebas, lalu hamil. Biasanya remaja bingung, ingin curhat. Kalau dengan orangtua mereka tidak berani bicara," kata Penasihat CMR, Hapni.
    Umumnya yang berkonsultasi ke CMR belum bicara dengan orangtua mereka. Alasannya, takut dimarahi, diusir, bahkan tidak diakui lagi sebagai anak. "Semula mereka datang dengan pikiran mau aborsi. Setelah konsultasi, kita buka pikiran yang bersangkutan bahwa aborsi bukan satu-satunya jalan keluar," kata Hapni.
    Ada beberapa alternatif, antara lain, membuka komunikasi dengan orangtua. Kalau si remaja takut untuk berterus terang, konselor menawarkan untuk memfasilitasi. Kadang pasangannya sendiri tidak tahu dengan kehamilan tersebut. Konselor menyarankan pihak perempuan untuk berani mengatakan apa yang terjadi kepada pasangannya. Siapa tahu dia punya jalan keluar dan mau bertanggung jawab. 
    "Tugas kita hanya sampai sejauh itu, sekadar memberi pandangan. Tidak bisa terlalu masuk ke wilayah privat. Selanjutnya, keputusan ada di tangan klien," ujarnya.
    Kalau pun mentok, klien benar-benar ingin menggugurkan kandungannya, konselor CMR akan memberi bayangan risiko-risiko dari aborsi. Andai keinginan itu tidak bisa lagi ditahan, konselor menyarankan, carilah petugas medis yang benar-benar profesional dan sesuai dengan standar operasional pelayanan.
    Biasanya, kata Hapni, aborsi yang aman itu perlu biaya mahal. Klien yang masih remaja itu punya dana atau tidak. Jadi, perlu dipikirkan lagi. Alternatif lain, meneruskan kehamilan sampai melahirkan. Nanti bisa diadopsikan pada orang lain. Tidak harus dengan aborsi. "Dalam konsultasi, intinya kita menekankan ada perubahan perilaku pada si klien. Jangan sampai kejadian serupa nanti terulang lagi," ujarnya. (mtb)


Bisa Konsultasi Gratis

    LEMBAGA konsultasi CMR didirikan Mei 1996. Latar belakangnya, waktu itu jumlah usia remaja lebih seperempat dari total penduduk Indonesia. Sementara remaja rentan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan, tertular HIV dan penyalahgunaan NAPZA.
    Bagi remaja yang memerlukan bantuan CMR, silakan datang ke Sekretariat Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Kalsel di Jalan Hasan Basery Nomor 24A, Banjarmasin. Mereka akan dilayani oleh konselor selama jam kerja, pukul 09.00 sampai 16.00 Wita, Senin sampai Jumat.
    Kalau malu bertatap muka, bisa lewat telpon di nomor (0511) 3304343 saat jam kerja. Layanan konsultasi tidak dipungut biaya. "Kebanyakan awalnya memang tidak mau bertemu muka. Setelah intens berkonsultasi melalui telepon, begitu mulai percaya diri, baru berani datang," kata penasihat CMR, Hapni.
    Menurut dia, bila ingin bertemu konselor kapan saja bisa. Tapi, jika mau ditangani oleh psikolog, harus bikin janji. Tidak bisa langsung datang. Mesti diatur dulu jadwalnya. "Soalnya, psikolog juga punya pekerjaan lain di luar CMR," ucap Hapni.
    Korban penyalahgunaan NAPZA, lanjut Hapni sering datang ke CMR untuk berkonsultasi cara berhenti dari kecanduan. Mereka menanyakan informasi layanan-layanan rehabilitasi.  Selain melayani konsultasi gratis, CMR juga melaksanakan kegiatan yang bersifat pengembangan program. Misalnya, bimbingan psikologis IQ, minat dan bakat.
    Termasuk, pelayanan rujukan berkaitan dengan kesehatan reproduksi, karena CMR tidak punya klinik sendiri. "Jadi, kalau ada masalah yang harus ditangani medis, kami akan memberikan rujukan ke dokter," katanya. (mtb)

-------------------------------------------------
Mekanisme Pelayanan Konsultasi CMR:
* Klien datang langsung ke sekretariat atau lewat telpon
* Layanan konsultasi tidak dipungut bayaran 
* Waktu pelayanan Senin sampai Jumat pukul 09.00-16.00 Wita
* Kalau ingin ditangani oleh psikolog harus bikin janji dulu,
  sedangkan dengan konselor bisa setiap hari
* Petugas CMR bersedia memfasilitasi klien yang takut bicara dengan
  orangtua
* Konselor hanya memberi alternatif solusi, keputusan tetap di
  tangan klien
* Rahasia klien dijamin terjaga
-----------------------------------------
Sumber: Citra Mitra Remaja (CMR) Banjarmasin
Open Your Mind
More aboutRemaja Punya Masalah, Ayo ke CMR

Datangi Konselor HIV/AIDS

Diposkan oleh Unknown on Tuesday, November 1, 2011

    OPEN YOUR MIND. JIKA Anda mengalami gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh, maka patut diwaspadai. Itu sangat berbahaya, karena jika Anda positif terinfeksi virus tersebut, bisa mengakibatkan kematian. Ya, Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Itulah nama virus yang dapat membuat kondisi badan dan sistem kekebalan menurun.
    Kasus demi kasus HIV ini terus bertambah. Bahkan, di Banjarmasin ada pelaku penjambretan yang mengaku terjangkit virus mematikan itu. Dia menjambret lantaran ingin beli obat. Salah satu faktor yang mengakibatkan HIV AIDS ini adalah dengan hubungan seks, penggunaan jarum suntik yang tak sehat dan banyak lainnya.
    Bahaya HIV ini juga harus diwaspadai oleh para remaja. "Sepengetahuanku HIV/AIDS itu adalah virus yang banyak ditularkan akibat hubungan seks dan sering ganti pasangan yang tidak aman," ujar salah satu siswa SMA di Mulawarman, Rizi Fatara.
    Rizi tak bisa membayangkan bagaimana jika dirinya terjangkit virus mematikan itu. "Wah kalau lihat di TV-TV, tubuh penderita jadi lemas dan sedikit demik sedikit terkelupas hingga mati. Wah ngeri pokoknya," ujarnya.
    Koordinator Komisi Penangulangan AIDS Provinsi Kalsel, Mursalin mengatakan, secara kasat mata seorang yang terinfeksi HIV tidak dapat dibedakan dengan orang yang tidak terinfeksi. Untuk mengetahuinya yakni dengan cara tes HIV. Itu pun tidak boleh ada paksaan agar seseorang mau melakukan test HIV. Prosedur yang haru dilakukan adalah melalui Voluntary Counseling and Testing (VTC).
    "Virus HIV terdapat dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi. Dalam jumlah besar dapat ditemukan dalam cairan darah, cairan sperma, cairan vagina dan cairan air susu ibu yang terinfeksi," ucapnya.
    "Karena HIV hanya terdapat dalam cairan darah, cairan sperma, cairan vagina dan cairan air susu ibu yang terinfeksi, maka HIV tidak menular melalui hubungan sosial seperti berjabat tangan, bersentuhan, ciuman, dan berpelukan," lanjutnya.
    HIV juga tidak menular pada saat menggunakan alat makan atau minum bersama, gigitan nyamuk, berenang bersama, memakai WC dan kamar mandi bersama, atau tinggal bersama dengan orang penderita HIV/AIDS.
    Dijelaskan dia, HIV atau AIDS ditularkan melalaui beberapa cara yakni melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV, Trasfusi darah yang tercemar HIV.
    Menggores/menusuk tubuh dengan alat tercemar HIV, misalnya jarum suntik, alat tindik, jarum tato atau pisau cukur. "Karena itu biasakan memakai alat-alat itu yang telah disterilkan atau dengan sekali pakai," katanya.
    Dari ibu yang terinfeksi HIV, juga bisa menularkan virus ke janin yang dikandungnya. Ibu yang mengidap HIV menularkan virusnya memalui ariari (plasenta) selama kehamilan, atau melalui luka yang terjadi pada sat proses persalinan.
    Jadi, sambung Mursalin, HIV tidak ditularkan melalui pergaulan seperti berejabat tangan, sentuhan ciuman, pelukan, peralatan makan, gigitan nyamuk, penggunaan jamban, atau tinggal serumah. Mursalin menegaskan, pencegahan penularan HIV yakni tidak melakukan hubungan seks di luar nikah, bersikap setia pada satu pasangan. Selalu menggunakan kondom bagi pelaku seks dengan lebih dari satu pasangan.
    "Hindari penggunaan narkoba terutama narkoba yang disuntikan secara bergantian. Selalau menjaga kebersihan (steril) alat-alat yang berhubungan dengan darah, seperti jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik dan lain-lain.
    HIV/AIDS seharusnya menjadi perhatian warga, karena pada tahap awal virus yang masuk ke dalam tubuh seseorang tidak menimbulakn gejala. Orang yang terinfeksi virus ini tampak sama dengan orang sehat lainnya.
    Belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah. Pengidap virus HIV/AIDS menjadi pembawa dan dapat menularkan seumur hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. Biaya pengobatannya mahal, menurunkan kualitas SDM dan produktifitas kerja.
    Namun, sambung Mursalin, seseorang bisa mendeteksi gejala HIV/ AIDS. Jika dalam kurun waktu 5-10 tahun, AIDS mulai berkembang dan menunjukkan gejala di antaranya, kehilangan berat badan, diare berkelanjutan, pembengkakan pada leher dan atau ketiak, batuk terus menerus.
    Bagaimana cara mengetahuinya? Mursalin mengatakan, Anda tidak bisa mengetahui orang atau diri sendiri terinfeksi HIV hanya melalui pengelihatan.   "Satu satunya cara yakni dengan dilakukannya melalui tes darah. Itu pun hasilnya yang tahu hanya konselor dan yang bersangkutan, karena itu merupakan privasi," ujar Mursalin.
    Jika ada bagian keluarga yang terinfeksi atau terindetifikasi, maka langkah yang dilakukan yakni lakukan konsultasi kepada petugas konselor terlatih.  "Nanti petugas akan menyodorkan Informed Consent, lembar persetujuan dites darah. Nah baru petugas akan mengambil sampel darah," katanya.
    Selanjutnya, petugas melakukan konseling lanjutan (Post Konseling). "Tujuannya agar si pasien tidak kaget jika mengetahui dirinya ternyata mengidap," ujarnya. (mtb)
   


Pengidap Dapat Obat Gratis

    SAMPAI Juni 2011, jumlah kasus HIV/AIDS di Banjarmasin terdata sebanyak 67 kasus. Sedang se -Kalsel sebanyak 256 kasus. "Kasus tertinggi ditemukan di kabupaten Tanbu dengan total kasus 85 pengidap HIV, disusul Banjarmasin 67 dan Banjarbaru 47 kasus," ujar Koordinator Penanggulangan Koordinator Komisi Penangulangan AIDS Prov Kalsel, Mursalin.
    Dia menjelaskan, dari data yang ada, usia pengidap penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh itu adalah usia produktif, mulai dari 25 tahun hingga 49 tahun. "Cara penularannya paling banyak akibat hubungan seksual yakni mencapai 60 persen, penggunaan jarum suntik yang tak sehat, IDU sebanyak 19 persen," ujarnya.
    Bagi yang terjangkit, tidak perlu ragu. Meski belum ada obat uintuk HIV maupun AIDS, namun dapat diatasi dengan mengembalikan kondisi kekebalan tubuh. "Bila kekebalan tubuh CD4 di bawah 350, maka harus minum obat anti-retroviral untuk menstabilkan kekebalan tubuh,"  ujarnya.
    Obatnya, disediakan secara gratis di rumah sakit rujukan HIV. "Yakni di Unit Pelayanan HIV di RS UD Ulin dan RS Anshari Saleh. Cara mengklaim obatnya dengan membawa rujukan dari konselor terlatih di pelayanan HIV," ujar Mursalin. (mtb)



Cara Mencegah Penularan HIV/AIDS:
- Tidak berhubungan seks di luar nikah
- Bersikap setia pada satu pasangan
- Selalu menggunakan kondom bagi pelaku seks dengan lebih dari satu pasangan
- Hindari penggunaan narkoba, terutama yang disuntikan secara bergantian
- Selalu menjaga kebersihan (steril) alat-alat yang berhubungan dengan darah, seperti jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik dan lain-lain

Gejala HIV/AIDS:
- Gejala awal terinfeksi  HIV adalah flu biasa yang akan sembuh beberapa hari kemudian. Pada tahap ini tes darah masih menunjukan HIV negatif.
- Gejala tahap selanjutnya yakni masa inkubasi 2-10 tahun. Seseorang yang terinfeksi HIV akan megalami demam berkepanjangan.
- Selera makan menurun, diare terus menerus tanpa sebab yang jelas, pembengkakan kelenjar getah benin dan prostat, berat badan menurun dratis
- Gejala tahap akhir, sistem kekebalan tubuh menurun, pengidap HIV berkembang menjadi penderita AIDS

Langkah Penanganan:
- Konsultasi ke petugas konselor terlatih
- Petugas menyodorkan Informed Consent (lembar persetujuan dites darah)
- Petugas mengambil sampel darah untuk dites (plus dan minus)
- Hasil diambil oleh konselor
- Pasien diberikan konseling lanjutan (post konseling)
- Merencanakan kehidupan setelah dinyatakan HIV/AIDS
Sumber: Komisi Penanggulangan AIDS Prov Kalsel
Open Your Mind
More aboutDatangi Konselor HIV/AIDS

Cara Dapatkan Darah dari PMI

Diposkan oleh Unknown on Monday, October 24, 2011

    OPEN YOUR MIND. WARTINI (75) tampak gelisah di salah satu ruang antre di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Banjarmasin, di Jalan Simpang Ulin, atau di belakang RSUD Ulin Banjarmasin. Terkadang dia harus bolak balik mengambil kelengkapan yang dinyatakan kurang oleh petugas resepsionis. Ya, perempuan warga Kelayan B ini sangat memerlukan darah Golongan O untuk suaminya yang sedang cuci darah akibat gagal ginjal.
    "Jadi harus kembali lagi ya, Bu. Harus lengkap ya  persyaratannya. Ada yang kurang ya," ujar Wartini kepada petugas pelayanan permintaan darah di loket.
    Selain dia, ada juga Maman yang mengantre darah O. "Aku juga kemarin bolak balik, karena belum tahu. Namun, sekarang saya mau klaim titipan uang. Karena aku pakai Jamkesmas," ujarnya.
    Berbeda dengan Wartini, Maman mengantre untuk mengambil kembali uang yang telah dititipkannya di unit tersebut sebesar Rp 250.000. "Iya saya mau klaim, karena pakai kartu jaminan, ini disuruh bawa perlengkapan persyaratannya," ujar Maman.
    Begitulah suasana pelayanan yang ada di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Banjarmasin. Hampir tidak ada putusnya orang yang setiap harinya datang ke tempat itu.  Kepala UTD PMI Kota Banjarmasin, dr Sri Yanto menjelaskan, upaya kesehatan transfusi darah memang untuk keperluan pengobatan dan pemulihan kesehatan pasien.
    Kegiatannya, sambungnya, mencakup pengerahan donor, penyumbangan darah, pengambilan, pengamanan, pengolahan, penyimpanan, dan penyampaian darah kepada pasien. Diterangkannya, kegiatan tersebut harus dilakukan sebaik- baiknya, sesuai standar yang telah ditetapkan, agar darah yang dihasilkan keamanannya terjamin. Demikian juga donornya, juga tetap selalu sehat.
    Mengenai prosedur untuk mendapat darah tersebut, sambungnya, harus ada permintaan secara tertulis dari dokter yang merawat pasien yang bersangkutan. "Kalau tidak ada semacam rekomendasi itu, kami tidak akan memprosesnya," kata Sri Yatno.
    Lebih jauh dia menjelaskan, setelah mendapatkan rujukan permintaan darah dari dokter, keluarga yang memerlukan darah bisa langsung mendatangi UTD PMI Kota Banjarmasin. Langkah berikutnya, adalah penyerahan formulir dari dokter ke petugas loket. "Lalu keluarga pasien bisa menentukan, apakah langsung mengambilkan darah yang tersedia di UPTD PMI, atau ada bagian keluarga yang merelakan darahnya untuk ditransfusikan karena darahnya cocok, atau istilahnya, memakai darah donor pengganti," kata Sri Yanto.
    Bila yang bersangkutan menentukan darah yang tersedia di PMI, maka prosedur lanjutannya petugas akan memeriksa golongan darah, A, B, O darah pasien, dan akan melakukan proses uji silang serasi. Namun bila keluarga itu, melalui prosedur darah donor pengganti, maka si relawan pendonor juga akan dilakukan screening test.
    "Screening tes itu dilakukan untuk pendeteksian terhadap virus Hepatitis B, Hepatitis C, virus HIV, dan Sifilis," katanya.
    Dia menegaskan, meski darah pendonor sama dengan pasien, tapi kalau ditemukan adanya virus di atas, tentunya tidak akan ditranfusikan. Sebab, pasien bisa tertular dan menyebabkan kematian. Setelah proses tersebut selesai, sambungnya, lalu akan ada Uji Silang Serasi yang menentukan darah yang sesuai dengan kondisi darah pasien. Selanjutnya, darah akan dikeluarkan.
    "Permintaan pun berbeda-beda kadarnya. Itu yang menentukan adalah dokter perawat pasien melalui pesan tertulis di formulir tadi," kata Sri Yanto.
    sih menurut Sriyanto, untuk Kelancaran pelaksanaan upaya kesehatan transfusi darah di atas sangat terkait dengan dukungan faktor ketenagaan, peralatan, dana dan sistem pengelolaannya yang hakikatnya kesemuanya itu memerlukan biaya.
      Menganai Besaran Biaya Penggati Pengolahan Darah (BPPD), sambungnya, sudah diatur dengan keputusan Walikota Banjarmasin, nomor 45 tahun 2011 tentang besaran biaya Pengganti Penggelolahan darah (BPPD) pada Unit traspusi darah cabang PMI Kota Banjarmasin."Dari komponen, komponen besarannya, sudah ada rincian dalam SK tersebut, yang jumlah totalnya sebesar Rp 250.000," kata dia.
    Namun bila menggunakan kartu jaminan kesehatan, semisal jamkesmas, jamkesda, atau Askes, ada persyaratan tambahan yang harus dilampirkan.
    Pemohon membawa kelengkapan berkas beserta fotokopi masing- masing dua lembar. Yakni berupa laporan hasil transfusi darah dari RS yang bersangkutan, serta surat jaminan dari RS yang diverifikasi oleh unit jaminan masing masing (Jamkesmas/askes/Jamkesda. Selain itu, lanjut Sri Yanto, untuk pengambilan darahnya, pemohon juga diwajibkan menyerahkan dana titipan sebesar Rp 250.000.
    "Nanti bila proses selesai, uang jaminan tersebut bisa diklaim, dan uangnya pasti dikembalikan. Kalau tidak menggunakan uang titipan, terkadang banyak yang tak bayar. Pasien pulang tak bayar sehingga UTD yang ingin melakukan klaim tak bisa," ujar Sri Yanto.
    Adapun waktu pengembalian berkas klaim jaminan selambat- lambatnya 14 hari, setelah tanggal pengambilan darah. "Jika pengembalian berkas 14 hari setelah tanggal pengambilan darah maka tidak dilayani, kecuali pasien telah dirawat lebih 14 hari dengan menunjukkan surat keterangan pulang dari rumah sakit. (mtb)


Lebih Baik Diambil Berangsur
 
    KEPALA Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Banjarmasin, dr Sri Yanto menegaskan, tidak ada penjualan darah pada PMI. Yang ada, menurut dia, masyarakat diminta membayar Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD).
    Jadi, lanjutnya, itu bukan membeli darah tetapi mengganti biaya pengolahannya saja. Diterangkannya, memang ada perubahan pada BPPD.  "Semula untuk umum BPPD-nya dikenakan sekitar Rp 150.000 hingga Rp 160.000. Sekarang tarif barunya dikenakan Rp 250.000, sesuai dengan keputusan wali kota," katanya.
    Jika menggunakan kartu jaminan, maka syaratnya harus membayar uang titipan. "Setelah persyratan lengkap maka uang yang dititipkan akan dikembalikan," ujar Sri Yanto.
    Yang perlu ditekankan juga, terkadang pemohon langsung mengambil jatah sekaligus. "Padahal darah yang dibungkus kantong itu lebih aman dititipkan dan diambil secara berangsur. Misalnya, per dua kantong.  "Artinya, tidak diambil 10 kantong sekaligus misalnya. Jika kantong darah sudah keluar, bukan lagi menjadi tanggung jawab kami. Darah itu bisa rusak, karena sifatnya sangat sensitif," jelas Sri Yanto.
    Di UTD merupakan tempat yang aman, karena diatur dengan suhu dan temperatur yang aman dan steril. "Jadi disarankan warga tidak mengambilnya sekaligus," ujar Sri Yanto. (mtb)


Prosedur Permintaan Darah:
- Dokter yang merawat yang menentukan pasien membutuhkan darah atau tidak
- Membawa formulir permintaan darah yang telah diisi oleh dokter yang merawat disertai contoh darah dan identitas yang jelas
- Formulir dan contoh darah dikirim ke UTD PMI Banjarmasin.
- Apabila persediaan darah seperti yang diminta tidak tersedia di UTD PMI, keluarga penderita disarankan mencari donor pengganti/donor keluarga.
- Atas dasar permintaan dokter pihak UTD akan melakukan uji silang contoh darah pendonor dan pasien yang sakit, yang memakan waktu satu jam.
- Darah dikeluarkan

Ketentuan Klaim Pasien Askes/Jamkesmas/Jamkesda:
- Membawa kelengkapan berkas beserta fotokopi masing-masing dua lembar
- Laporan hasil transfusi darah dari RS yang bersangkutan
- Surat Jaminan dari RS yang diverifikasi oleh unit jaminan masing masing
- Waktu pengembalian berkas selambat-lambatnya 14 hari setelah tanggal pengambilan darah
- Jika lewat dari ketentuan, klaim tidak dilayani, kecuali pasien telah dirawat lebih 14 hari

Biaya Pengganti Pengelolaan Darah:
- Jasa Rp 45.000
a. Transportasi Rp 750
b. Rekrutmen dan Pembiayaan DonorRp  2.250
c. Tenga PelaksanaRp 7.500
- AdministrasiRp 2.000
- Bahan dan Alat Habis Pakai Rp 167.000
a. Kantong darah Rp 29.000
b. Reagen pemeriksaan Hb Rp 1.000
c. Reagen pemeriksaan golongan darah Rp 2.000
d. Reagen Uji cocok serasi dan konfirmasi Rp 21.500
e. Reagen uji saring penyakit Rp 108.000
f. Bahan penunjang laboratorium Rp 5.000
- PemeliharaanRp 6.500
a. Penyusutan dan pemeliharaan alat medis/nonmedis Rp 3.700
b. Gedung dan Utility Rp 2.800
- Pengembangan investasi Rp 29.000
-----------------------------------------------------------
Jumlah:      Rp 250.000

Catatan:
* Darah tidak diperjualbelikan
* Pemeriksaan ii mutlak dilakukan walaupun golongan darah pasien sama dengan golongan darah donor.
Sumber: Unit Transfusi Darah PMI Kota Banjarmasin
Open Your Mind
More aboutCara Dapatkan Darah dari PMI
24/7 Airport service Anywhere Anytime Fast Niagara Falls Taxi For taxi service to Niagara Falls Canada from the Toronto airport try WEGO Taxi Or call 716-449-0001 raxi Cab Service. Serving Niagara Falls and all of the Buffalo Niagara Airport region including WNY and Southern Ontario Canada.
Visit http://payampars.com to find out more regarding intelligent house