Sehari Siswa Bisa Langsung Pindah

Diposkan oleh royan naimi on Thursday, December 13, 2012

    OPEN YOUR MIND. MEMASUKI tahun ajaran baru bukan hanya membuat siswa baru sibuk, orangtua pun ikut repot mencari sekolah baru. Selain siswa baru, ada pula siswa lama yang pindah ke sekolah baru. Rata-rata karena ikut orangtuanya pindah.
    Seperti dilakukan Menik Eva yang pindah dari Surabaya ke Banjarmasin karena mengikuti saudaranya. Siswi kelas XI jurusan IPA ini memilih salah satu sekolah favorit, SMA Negeri di Jalan Kompleks A Yani I Banjarmasin.
    "Kebetulan orangtua saya tidak ada lagi di Surabaya. Kakak mengajak pindah ke Banjarmasin dan saya setuju. Sebelum berangkat ke Banjarmasin, saya harus mengurus surat pindah dari sekolah lama dan Dinas Pendidikan di Jawa Timur. Sedangkan kakak di Banjarmasin mencarikan sekolah yang dituju," cerita Menik.
    Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 3 Banjarmasin, M Yusuf mengatakan, di awal tahun ajaran 2012 lalu cukup banyak siswa yang pindah ke sekolahnya.  "Tidak kurang 15 orang yang masuk ke sini, kebanyakan pelajar dari luar Kalsel mulai dari Jawa Timur, Bogor dan lain-lainnya. Ada juga yang berasal dari Hulu Sungai seperti Barabai maupun pindahan dari sekolah lokal. Kebanyakan yang pindah mengikuti orangtua yang pindah tugas ke sini," katanya.
    Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Muhammad Elyan A mengakui, ada siswa dari luar daerah yang masuk ke SMA di Kota Banjarmasin. Hanya saja dia tak mengetahui secara persis berapa jumlah siswa pindahan dari luar daerah tersebut. "Kami hanya memberikan rekomendasi kepindahan. Asalkan semua persyaratan lengkap, baik surat kepindahan dari sekolah lama maupun tempat baru, pasti akan kami setujui. Urusannya tak sampai sehari," kata dia.
    Elyan menjelaskan, ada beberapa tata cara mutasi siswa yang mau pindah. Pertama, mencari tempat pindah sekolah yang dituju, selanjutnya meminta surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju.  "Tak lupa meminta surat pindah dari sekolah asal, meminta surat rekomendasi Disdik Kota Banjarmasin jika mutasi ke luar dari daerah atau provinsi dan meminta kode valisasi NISN," katanya.
    Adapun, persyaratan bagi siswa yang ingin mutasi sekolah, seperti dirangkum dari metro banjar, membawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan bantuan halaman nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah. "Mengajukan surat permohonan pindah dari orangtua atau wali siswa, surat mutasi dari sekolah asal, memiliki surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju diketahui Disdik dan menyertakan fotokopi validasi NISN sebanyak satu lembar," katanya.
    Kepala Bidang (Kabid) Mapenda Kementerian Agama Kota Banjarmasin, H Noor Fahmi mengatakan, siswa yang ingin pindah yang ada di lingkungan Madrasyah Ibtiyah (MI), Madrasyah Tsanawiyah  (MTs) maupun Madrasyah Aliyah tak jauh berbeda dengan sekolah umum. "Sebelum pindah, terlebih dahulu mencari tempat pindah sekolah yang dituju dan meminta surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju yang diketahui Kementerian Agama," katanya.
    Selain itu  membawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan bantuan halaman nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah dan mengajukan surat permohonan pindah dari orangtua atau wali siswa. Lalu, menyertakan fotokopi validasi NISN sebanyak satu lembar.
    Fahmi mengatakan, selama 2012, pihaknya memberikan surat persetujuan kepindahan murid ke luar daerah sekitar 10 orang. "Bila semua persyaratan tersebut lengkap, tak menjadi menjadi masalah kepindahan siswa ke sekolah lain," katanya. (*)

Aliyah Bisa Pindah ke SMA
    MUHAMMAD
'dipaksa' ayahnya masuk sekolah agama, Madrasyah Aliyah di Kota Banjarmasin. Sang ayah ingin anaknya memiliki dasar agama yang kuat. Orangtuanya khawatir dengan kondisi sekarang ini, putranya terjerumus aksi tawuran, kebut-kebutan di kalangan remaja.
    Namun, Muhammad yang sebelumnya sekolah di SMP kesulitan mengikuti pelajaran di Madrasyah Aliyah. Materi yang diajarkan kebanyakan pelajaran agama. Terlebih lagi setiap siswa diwajibkan menghapal hadis dan surah tiap semester. Akibatnya Muhammad kewalahan. Untuk pelajaran umum tak menjadi masalah, sebab dasar pendidikannya SMP. Anak itu kewalahan mengikuti pelajaran agama dan saat kenaikkan kelas, dia meminta orangtuanya pindah ke SMA. Permintaan putranya tersebut direstui orangtuanya.
    Kabid Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Muhammad Elyan A maupun Kabid Mapenda Kementerian Agama Kota Banjarmasin, H Noor Fahmi sama-sama mengakui bisa saja siswa pindah dari Madrasyah Aliyah ke SMA.
    Namun, jumlah siswa yang pindah tidak terlalu banyak dan sebagian besar karena keinginan orangtuanya. "Bila yang menghendaki masuk ke sekolah agama tersebut kemaun anak itu sendiri, pasti tak menjadi masalah. Buktinya banyak anak yang asalnya SMP masuk ke Madrasyah Aliyah sampai selesai. Malah bisa melanjutkan ke IAIN," kata Fahmi.
    Bagi siswa yang ingin pindah dari SD ke MI atau MI ke SD, SMP ke MTs, MTs ke SMP, kata Elyan, terlebih dahulu membawa surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju. Lalu ada surat rekomendasi dari Disdik Kota Banjarmasin.
    "Membawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan halaman nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah asal. Ada surat permohonan pindah dari orangtua atau wali siswa serta fotokopi kode validasi NISN sebanyak satu lembar," ujarnya.
    Begitu juga mutasi siswa SMA ke Madrasyah Aliyah atau sebaliknya dari Madrasyah Aliyah ke SMA, timpal Fahmi, harus ada surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju dan surat rekomendasi dari kantor Kementerian Agama.  "Juga ada surat rekomendasi dari Disdik kabupaten atau kota, membawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan halaman nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah asal," kata dia.
    Selain itu, ada surat permohonan pindah dari orangtua  atau wali siswa, fotokopi kode validasi NISN sebanyak satu lembar dan harus harus sesuai jurusan IPA ke IPA, IPS ke IPS.
    "Di Madrasyah Aliyah tak hanya ada jurusan agama, juga ada jurusan IPA, IPS dan bahasa. Jadi, tak masalah bila siswa Masrasyah pindah ke sekolah umum atau sebalik sekolah umum ke Madrasyah Aliyah," tandas Fahmi. (*)

Seleksi Dulu Baru Diterima
    SISWA
yang ingin mutasi ke sekolah favorit tak bisa sembarangan, harus melalui seleksi terlebih dahulu. Apabila lowongan di kelas sangat minim, sedangkan yang ingin masuk cukup banyak ada beberapa tahapan yang harus dilalui.
    Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Sarana dan Prasana SMAN 3 Banjarmasin, M Yusuf mengatakan, selain persyaratan mutasi yang harus lengkap, juga ada seleksi administrasi nilai rapor.
    "Kami akan mengecek nilai rapor siswa secara keseluruhan. Misalnya nilai KKM 7,5, bila berada di bawah tersebut terpaksa tidak diterima. Kami khawatir bila nilai dibawah KKM diterima, nantinya tidak bisa mengikuti pelajaran," kata Yusuf.
    Selain melihat nilai KKM, lanjut Yusuf, bila jumlah peminat cukup banyak sedangkan yang dibutuhkan hanya satu kursi terpaksa diseleksi kembali melalui tes tertulis untuk mencari yang terbaik. Tak kalah pentingnya, lanjut dia, siswa harus menaati tata tertib dan peraturan di sekolah. "Siswa diminta membuat pernyataan siap mengikuti aturan di sini dengan bermaterai Rp 6.000," ujarnya.
    Terpisah, kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Muhammad Elyan A mengakui tak hanya persyaratan administrasi yang dipenuhi, biasanya sekolah masingmasing mempunyai syarat tambahan.  "Kalau jumlah peminatnya banyak, biasanya dilakukan seleksi tambahan. Itu wajar dan memang harus dilakukan," katanya.
    Sementara itu berdasarkan data di Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, jumlah sekolah SD dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan swasta di Kota Banjarmasin sebanyak  237 buah,  SMP Negeri 34 buah, SMAN 13 buah dan SMKN 7 buah.
    Sementara Madrasah Aliyah Negeri se-Kalsel berdasarkan data di Kementerian Agama Provinsi Kalsel, ada 41 buah, Madrasyah Aliyah swasta sebanyak 91 buah, Madrasah Tsnawiyah (MTs) Negeri hanya 81 buah dan MTs swasta ada 238 buah. (*)

Tata Cara Mutasi Siswa:
- Cari tempat pindah sekolah yang dituju
- Minta surat bersedia menerima dari sekolah dituju
- Minta surat pindah dari sekolah asal
- Minta surat rekomendasi Disdik Kota Banjarmasin jika mutasi ke
  luar dari daerah atau provinsi
- Minta kode validasi NISN

Persyaratan Mutasi Siswa:
- Bawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan bantuan
  halaman nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah
- Surat permohonan pindah dari orangtua atau wali siswa
- Surat mutasi dari sekolah asal
- Surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju diketahui disdik
- Data kopi validasi NISN satu lembar

Mutasi ke dan dari Madrasah:
- Mutasi siswa SD ke MI: atau MI ke SD, SMP ke MTs, MTs ke SMP
- Surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju
- Surat rekomendasi dari disdik Kota Banjarmasin
- Membawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan halaman
  nilai sebanyak dua rangkap di legalisasi sekolah asal
- Surat permohonan pindah dari orangtua atau wali siswa
- Fotokopi kode validasi NISN sebanyak satu lembar

Mutasi siswa SMA ke MA atau MA ke SMA:
- Surat bersedia menerima dari sekolah yang dituju
- Surat rekomendasi dari kantor Kementerian Agama
- Surat rekomendasi dari Disdik Kota Bajarmasin
- Bawa rapor asli dan fotokopi halaman identitas dan halaman
  nilai sebanyak dua rangkap dilegalisasi sekolah asal
- Surat permohonan pindah dari ortu atau wali siswa
- Fotokopi kode validasi NISN sebanyak satu lembar
- Harus sesuai jurusan IPA ke IPA, IPS ke IPS

Jumlah Sekolah di Banjarmasin:
- SMAN: 13 Buah
- SMA Swasta: 19 Buah
- SMKN: 5 Buah
- SMKN Swasta: 8 buah
- Sekolah Kejuruan Farmasi: 5 buah
------------------------------------
Sumber: Disdik dan Kementerian Agama Banjarmasin
Foto:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment