Gratis Biaya Persalinan

Diposkan oleh royan naimi on Monday, September 5, 2011

     BAGI warga Banua khususnya ibu yang sedang mengandung, tidak perlu risau dengan biaya persalinan. Khusus bagi keluarga kurang mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan, saat ini ada program terbaru yakni jaminan persalinan atau jampersal.
     Kasi bidang pelayanan medik Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin, Aini mengatakan jampersal merupakan program dari kementerian kesehatan. "Program tersebut baru diinformasikan melalui surat edaran No.Tu/menkes/E/391/II/2011 tentang jampersal yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Februari lalu," jelas Aini.
     Selama ini, pembiayaan pada rumah sakit ada dengan cara tunai dan nontunai. Pembayaran tunai yakni bagi pasien umum sedangkan nontunai yakni pasien yang menggunakan Askes, Jamsostek, Jasa Raharja dan perusahaan yang bekerja sama dengan rumah sakit.
    Ada juga kelompok pasien di bawah naungan pemerintah yakni pasien Jamkesmas, Jamkesda, Jamkesprov. Dan, yang terbaru adalah Jampersal. Dijelaskannya, sesuai surat edaran itu program jaminan persalinan diperuntukan bagi seluruh penduduk yang belum memiliki jaminan kesehatan.
      Pelaksanaan pemberian pelayanan jaminan persalinan meliputi pemeriksaan kehamilan antenatal care (ANC), pertolongan persalinan normal dan pemeriksaan postnatal care (PNC) yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dengan fasilitasi pelayanan kesehatan puskesmas dan jaringannya.
      Selain itu melalui dokter praktik swasta, bidan swasta, klinik bersalin swasta serta klinik swasta lainnya, yang tersedia fasilitas persalinan yang bekerja sama dalam jampersal.
      Pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan dengan komplikasi atau risiko tinggi, dilakukan  secara berjenjang di puskesmas dan rumah sakit berdasarkan rujukan. Untuk pembayaran jaminan persalinan dilakukan melalui dana APBN, yang diluncurkan ke dinas kesehatan kabupaten/kota.
      Sementara untuk penetapan alokasi angggaran masih dalam proses. Namun, pelayanan persalinan sudah dapat dilaksanakan, sambil mengacu petunjuk teknis pelaksanaan jampersal.
     Untuk mendapatkan jaminan persalinan di RSUD Ulin, Aini mengatakan keluarga pasien harus bisa menunjukan kartu tanda penduduk (KTP), surat rujukan dari puskesmas atau bidan yang menangani. Semua biaya akan menjadi tanggung pemerintah melalui Jampersal.
      "Pasien yang yang dirujuk ke rumah sakit pada umumnya karena ibu yang akan melahirkan mengalami kesulitan dalam melahirkan," lanjutnya.
     Ditambahkannya, untuk pasien yang menggunakan jaminan kesehatan, termasuk yang menggunakan jampersal, sesuai ketentuan dirawat di ruang kelas III. Dengan adanya program baru itu, keluarga yang tidak mampu dan belum mempunyai jaminan kesehatan, dapat memanfatkan jampersal tersebut.
     "Khusus di Rumah Sakit Ulin, petugas akan membuatkan jaminan persalinan ketika seorang pasien dirujuk dari puskesmas atau bidan ke rumah sakit. Keluarga pasien harus menunjukkan KTP, surat rujukan serta kartu partograf atau monitoring proses kelahiran," lanjut Aini.
     Karena program ini masih baru, pihaknya tetap melayani persalinan meskipun surat jaminan persalinan belum ada. Pasien dirawat di ruang kelas III hingga melahirkan. Setelah itu pihak keluarga mengurus jampersal dengan menunjukan KTP, surat rujukan dan kartu partograf.
     "Petugas akan membuatkan surat jaminan persalinan, selanjutnya semua biaya gratis. Mengenai biaya persalinan menjadi tanggungan pemerintah," pungkasnya. (mtb)




Turunkan Angka Kematian

    PROGRAM jaminan persalinan (jampersal) merupakan inovasi terbaru dari pemerintah untuk menekan angka kematian, baik bagi ibu yang melahirkan ataupun anak yang dilahirkan. Berdasarkan data, angka kematian ibu pada 2010 ada 14 kasus dan bayi 58 kasus.
    Jampersal sendiri diperuntukan untuk penduduk yang tidak mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan seperti jamkesda, jamkesmas ataupun jaminan kesehatan lainnya.
    Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin,  Diah Ratnani Praswasti. Menurut dia, meskipun anggaran dan juknis jampersal belum turun, karena masih dalam proses, tapi pihaknya sudah menerapkannya melalui puskesmas.
    "Untuk jampersal yang melalui bidan ataupun klinik harus ada dulu MOU (memorandum of understanding) atau adanya kerja sama antara pihak klinik dengan dinas kesehatan kabupaten/kota," kata Diah.
    Untuk mendapatkan jampersal tersebut, menurut perempuan berkerudung itu sangatlah simpel. Keluarga pasien hanya perlu membuat keterangan tidak mampu dari RT saat periksa ataupun pada saat akan melakukan persalinan ke puskesmas.
    Lebih rinci terkait tata cara pengelolaan, pengorganisasian dan mekanisme pembayaran dan alokasi anggaran, masih menunggu petunjuk teknis dari pusat.  "Dengan adanya inovasi terbaru itu, bagi warga yang kurang mampu saat akan melahirkan, cukup menggunakan surat keterangan tidak mampu dari RT dan ditunjukkan pada puskesmas untuk persalinan normal," tambahnya.
    Namun, jika mengalami kendala dalam persalinan maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit pemerintah.
    Terpisah, Rusmiati, warga Jalan Pramuka Banjarmasin mengaku sangat senang dengan adanya program jampersal. "Syukurlah ada program baru lagi terkait dengan kesehatan. Kebetulan saya mengandung anak pertama, sehingga bila melahirkan saya akan mendapatkan layanan gratis dari puskesmas," katanya. (mtb)

Syarat/Ketentuan Jaminan Persalinan
1. Surat keterangan tidak mampu bila persalinan dilakukan di Puskesmas
2. Jika persalinan terpaksa dirujuk ke rumah sakit, maka keluarga pasien harus menyiapkan:
a. Kartu tanda penduduk
b. Surat rujukan dari puskesmas atau bidan
c. Kartu partograf setelah pasien dirawat di rumah sakit
d. Tempat perawatan di ruangan kelas III
3. Biaya persalinan menjadi tanggungan pemerintah
4. Ditujukan bagi keluarga tidak mampu yang belum mempunyai jaminan kesehatan
Sumber: RSUD Ulin dan Dinas Kesehatan Banjarmasin

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment