Lapangan Futsal Pun Harus Berizin

Diposkan oleh royan naimi on Monday, July 11, 2011

     DI Banjarmasin cukup banyak terdapat gedung olahraga futsal. Bisnis penyewaan lapangan futsal pun jadi bisnis yang menjanjikan. Namun, kesadaran pemilik lapangan futsal untuk mengajukan izin usaha fasilitas olahraga di ruang tertutup masih rendah.
    Kabid Perizinan BP2TPM Kota Banjarmasin, Suratno, mengatakan, tak satu pun pengelola gedung futsal yang mengajukan izin itu.
"Padahal, ketentuan itu jelas diatur dalam Perda Nomor 20 tahun 2008 tentang Izin Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum," kata Suratno.
    Umumnya, pengelola lapangan futsal hanya mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin gangguan yang berdasarkan persetujuan tetangga di sebelah kanan, kiri, depan dan belakang gedung. Menurut Suratno, seharusnya  pengelola juga mengantongi izin dari Dinas Pariwisata.
    Izin usaha olahraga di ruang tertutup ini belum tergarap. Dia berharap, Dinas Pariwisata meningkatkan sosialisasi ke masyarakat. Sebab, izin usaha fasilitas olahraga di ruang tertutup dikeluarkan Dinas Pariwisata. BP2TPM Kota Banjarmasin hanya melaksanakan proses administrasi.
    "Prosedur cukup mudah. Asalkan beberapa persyaratan tadi terpenuhi. Setelah berkas permohonan masuk, kami akan buatkan surat tugas untuk survei ke lapangan. Jika sudah mendapat rekomendasi dari dinas terkait, baru BP2TPM mengeluarkan izin," kata Suratno.
    Proses pembuatan izin paling lama 12 hari bisa selesai dengan biaya Rp 500 ribu. Berbeda dengan izin usaha lain yang masa berlakunya terbatas, izin usaha fasilitas olahraga di ruang tertutup cukup sekali saja diajukan. Tak ada istilah izin perpanjangan.  
    Suratno mengimbau kepada masyarakat yang membuka usaha apapun, termasuk penyewaan tempat bermain futsal, supaya melengkapi dokumen perizinan. Kalau sudah memiliki izin, tentu lebih mantap dalam menjalankan usaha. "Segi legalitas hukum, mereka lebih terlindungi. Tidak mudah diotak-atik oleh siapa pun," ucapnya.
    Menurut Suratno, dalam menjalankan bisnis, kadang ada saja orang yang tidak suka dengan keberhasilan orang lain. Lalu, berusaha mencari-cari kesalahan. Tapi, kalau memang dilengkapi dengan izin usaha, maka tak perlu was-was. Sebaliknya, kalau gedung futsal tanpa izin bisa saja dijadikan lahan oleh oknum tertentu untuk memeras. 
    ASeorang pengelola gedung futsal, sebut saja Armain tidak tahu kalau membuka fasilitas olahraga di ruang tertutup ada izin tersendiri. Selama ini, dia hanya mengantongi IMB dan izin gangguan.
    "Soalnya, waktu mau membuka penyewaan tempat bermain futsal ini saya berkonsultasi dengan rekan yang memiliki usaha sama. Katanya, syaratnya cukup dua itu," kata Armain.
    Sekarang dia baru merintis usaha penyediaan fasilitas olahraga futsal, jadi belum terpikir untuk mengajukan izin. "Yang penting masyarakat sekitar tidak ada yang protes. Apalagi sebelumnya saya sudah mendapat persetujuan dari mereka," ujar dia. (mtb)


Masyarakat Harus Diberi Tahu

    CUKUP banyak perizinan yang dibuat oleh pemko, namun banyak pula masyarakat tidak memenuhinya. "Wewenang BP2TPM sebatas menangani administrasi perizinan. Kami di sini sekadar menunggu warga datang. Sedangkan mengenai pembinaan, penyuluhan dan pengawasan, menjadi tanggung jawab dinas terkait sebagai pemberi rekomendasi," kata Kepala BP2TPM Kota Banjarmasin, Ahmad Noor Djaya.
    Izin usaha fasilitas olahraga di ruang tertutup adalah produk dinas pariwisata, maka mereka yang utama melakukan sosialisasi. Gedung futsal menjamur di mana-mana, tapi tidak satu pun yang mengajukan izin usaha fasilitas olahraga di ruang tertutup.
    Menurut Ahmad Noor Djaya, ini harus jadi bahan evaluasi.    Perlu pembinaan lebih intensif di lapangan agar masyarakat sadar.
Dia mengatakan, tujuan pelayanan satu atap adalah supaya azas transparansi semakin di kedepankan.
    "Administrasi perizinan sengaja dilimpahkan ke BP2TPM supaya dinas terkait konsen melakukan mekanisme penataan, pembinaan dan pengawasan. Mana yang lemah itu yang diperkuat," ucap Djaya.
    Dia mengatakan, perkembangan di masyarakat harus disikapi, mana yang bisa jadi peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dunia usaha di masyarakat, tambah Djaya, hendaknya disikapi oleh dinas terkait. Termasuk, usaha penyediaan fasilitas olahraga di ruang tertutup seperti futsal, fitness, senam aerobik dan lain-lain. (mtb)


--------------------------------------------------------
Izin Usaha Olahraga di Ruang Tertutup
- Persyaratan
* Bukti diri yang sah (KTP) yang masih berlaku
* Melampirkan Surat Keterangan Tempat Usaha (SKTU)
* Membawa izin gangguan (HO)
* Melampirkan izin mendirikan bangunan/alih fungsi
* Membayar biaya administrasi Rp 500 ribu
- Prosedur
* Setelah berkas permohonan masuk, petugas dari BP2TPM melakukan
  survei
* BP2TPM mengeluarkan izin
* Paling lama 12 hari izin terbit
-------------------------------------------------------
Sumber: BP2TPM Kota Banjarmasin

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment