Bikin Akte Anak Hasil Nikah Siri

Diposkan oleh royan naimi on Tuesday, July 5, 2011

      BARU-BARU ini, masalah nikah siri kembali jadi perbincangan hangat di masyarakat. Wacana pelarangan nikah siri mulai direalisasikan melalui rancangan undang undang. Ini membuat pendapat masyarakat terbelah, ada yang setuju ada pula yang tidak.
    Nikah siri adalah pernikahan yang tak tercatat di Kantor Catatan Sipil. Secara agama, nikah siri adalah sah. Namun tidak dicatat dalam dokumen negara.
    Meskipun secara agama sah, nikah siri bisa menyulitkan pasangan dan anak mereka di kemudian hari. Sebelum ada Undang Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,
anak-anak hasil nikah siri tidak bisa mendapat akte kelahiran.
    Padahal akte kelahiran diperlukan untuk administrasi pendidikan formal dan berbagai keperluan lainnya. Tentu saja, sistem ini tak adil bagi anak-anak.
    Namun, sejak berlakunya Undang Undang Nomor 23 tahun 2006, anak hasil kawin siri bisa mendapatkan akte kelahiran.  Tapi, nama bapak tidak boleh ditulis di akte. Jadi, yang terpampang di akte kelahiran adalah nama ibu dari si anak.
    Di Banjarmasin, pembuatan akte kelahiran bisa dilakukan di dinas kependudukan dan catatan sipil (Dispencapil). Sejak Oktober 2009, anak hasil nikah siri bisa mendapatkan akte kelahiran.
    Syarat mendapatkan akte kelahiran bagi anak hasil nikah siri dengan anak dari hasil pernikahan yang tercatat di catatan sipil memang sedikit berbeda. Pasangan yang menikah resmi harus melampirkan buku nikah.
    Sedangkan pasangan nikah siri melampirkan penetapan pengadilan yang dikeluarkan Pengadilan Agama. "Penetapan pengadilan ini wajib bagi pasangan nikah siri," ujar kepala Dispencapil Kota Banjarmasin, Rahmah Nurlias.
    Proses pembuatan akte kelahiran anak hasil kawin siri terbagi tiga tahap, yakni pengajuan permohonan, proses koreksi dan pencetakan. Saat pengajuan, pemohon melampirkan surat keterangan lahir dari bidan, dokter atau kelurahan, Kartu Keluarga, surat penetapan pengadilan, fotokopi KTP dan mengisi blanko.
    Selanjutnya, surat permohonan diproses dan dikoreksi Dispencapil. Setelah itu baru dicetak. Pembuatan akte kelahiran ini memerlukan waktu sekitar dua minggu.
    Namun, menurut Kabid Catatan Sipil Dispencapil Kota Banjarmasin, Masriah, pembuatan akte kelahiran bisa sampai tiga bulan baru selesai. Masriah mengatakan, sebenarnya Dispencapil memberikan dispensasi kepada warga yang ingin mengurus akte kelahiran anaknya sampai Desember 2010. Tapi, sampai Desember 2009, tercatat 9.118 pemohon telah mengajukan pembuatan akte kelahiran, jadi pelayanan tidak bisa cepat. (mtb)

Pemohonnya Ratusan Orang

    PEMBUATAN akte kelahiran anak bagi pemohon yang menikah siri, memerlukan surat penetapan pengadilan. Surat penetapan pengadilan terbagi dua jenis, yakni sidang itsbat (pengesahan) nikah dan permohonan asal-usul anak.
    Tapi, saat ini itsbat nikah jarang digunakan. Menurut Panitera Pengadilan Agama Banjarmasin, Baserani, itsbat digunakan untuk pernikahan di bawah 1974. Untuk saat ini, pasangan nikah siri biasanya mengajukan surat permohonan asal-usul anak.
    Pengajuan surat permohonan asal-usul anak terdiri atas tiga tahap, yakni pengajuan permohonan, pembuatan gugatan dan sidang. Pemohon mengisi surat permohonan dengan melampirkan fotokopi KTP suami istri masing-masing satu lembar, fotokopi Kartu Keluarga (satu lembar), fotokopi surat keterangan kawin dari lurah (satu lembar). Selain itu, membayar panjar biaya perkara, dipatok tergantung jauh tidaknya tempat pemohon.
    Berkas kemudian diproses oleh panitera. Berkas pertama diproses oleh panitera muda, kemudian ke wakil penitera. Lalu dilanjutkan ke panitera dan ketua Pengadilan Agama.
    Ketua Pengadilan Agama akan menunjuk hakim pengadilan dan mengembalikan berkas ke panitera. Sementara panitera akan menunjuk panitera pengganti. Panitera pengganti inilah yang membantu hakim membuat berita acara persidangan.
    Setelah pembuatan gugatan, barulah juru sita memberitahukan jadwal sidang kepada pemohon. Menurut Panitera Muda, Lisna, sidang berlangsung beberapa kali. Tapi paling lama sebulan, pengadilan mengeluarkan putusan. "Sampai Maret 2010, terdaftar 200 lebih pemohon," ujarnya. (mtb)


--------------------------------------------------------------
Pembuatan Akte Kelahiran
Anak Hasil Kawin Siri
* Melampirkan penetapan pengadilan dari Pengadilan Agama
* melampirkan surat keterangan lahir dari bidan, dokter atau
  kelurahan
* Kartu keluarga
* Fotokopi KTP
* Mengisi blanko
* Dikoreksi Dispencapil 
* Dua minggu akte selesai
Pembuatan Permohonan Asal-usul Anak
* Pemohon mengisi surat permohonan
* Melampirkan fotokopi KTP suami istri (1 lembar)
* Fotokopi Kartu Keluarga (1 lembar)
* Fotokopi surat keterangan kawin dari lurah (1 lembar).
* Membayar panjar biaya perkara
* Sekitar sebulan pengadilan menetapkan asal-usul anak
-----------------------------------------------
Sumber: Dispencapil dan Kantor Pengadilan Agama Kota Banjarmasin

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment