Umumnya, makanan tinggi GI merupakan makanan yang tinggi gula dan karbohidrat. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat makanan menyebabkan perubahan kadar gula darah. Seperti diwartakan di Yahoo, Menggunakan teknologi MRI, peneliti mempelajari reaksi otak 11 pria untuk menunjukkan bagaimana kecanduan makanan dapat terjadi. Temuan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyimpulkan bahwa karbohidrat pada makanan olahan bisa menyebabkan rasa lapar berlebihan dan merangsang bagian otak tertentu yang memicu 'kecanduan'.
Semakin tinggi tingkat GI maka semakin cepat makanan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Alhasil, menyebabkan rasa ingin makan terus dan terus karena merasa cepat lapar. Pantas saja jika masyarakat Indonesia merasa belum makan kalau belum pakai nasi. (*)
Open Your Mind



