Your PR could be refused to Austraia, even if you can pass the points test, if your score is less than you listed in your EOI. Use skillselect.com.au to get the best migration agent to help with your skillselect application and to find migration agents nycairportslimo made a real revolution in the industry. read more for a dependable seller that will give you the inkjet labels you're looking for quickly and easily. Visit seo salt lake city to find out more regarding Find all the info that you need about " worm gearmotors varvel " at www.varvel.com.
In case you're interested in knowing more info on high yield investments, stop by kingsbarn.com visit this page for a dependable seller that will give you the 여우알바 you're looking for quickly and easily. Trying to find park place residences parkplacesresidences ? Check out this page: https://parkplacesresidences.com.sg Visit http://qualityassociates.org to find out more regarding ISO9001 Consulting. In case you're interested in knowing more info on Connecticut Limo, stop by www.ctairlink.com/
Showing posts with label beasiswa. Show all posts
Showing posts with label beasiswa. Show all posts

Cara Dapat Beasiswa BKM dan BKMM

Diposkan oleh Unknown on Tuesday, August 7, 2012

    OPEN YOUR MIND KETIADAAN biaya membuat Salawati, warga Jalan Veteran, Banjarmasin, terpaksa tak meneruskan sekolahnya. Padahal, dia masih duduk di kelas X salah satu SMP Negeri di Banjarmasin.  Sebenarnya pihak sekolah telah meminta Sala mengurus surat keterangan tidak mampu, sebagai syarat untuk mendapat beasiswa. Namun, dia memilih mengundurkan diri dan dua tahun kemudian memutuskan menikah di usia muda.
    Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Banjarmasin, Taslim mengatakan, sebenarnya kasus seperti itu tak perlu terjadi jika orangtua siswa mengajukan permohonan keringanan biaya kepada sekolah. Sebab, tiap sekolah punya beasiswa untuk anak kurang mampu dan miskin.
    Di SMAN 3, ada beasiswa untuk siswa kurang mampu bernama Bantuan Kurang Mampu (BKM) dan Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Di sekolah ini, penerima BKM sebanyak 25 siswa. Nilai beasiswa Rp 65 ribu tiap bulan tiap siswa, biasanya diserahkan enam bulan sekali. Sedangkan beasiswa BKMM diberikan tiap bulan sekali sebesar Rp 65 ribu untuk tiap siswa miskin.
    "Beasiswa tidak diberikan dalam bentuk uang, tapi untuk dipergunakan keperluan sekolah. Kalau dalam bentuk uang dikhawatirkan dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari," kata Taslim.
    Dia menambahkan, persyaratan untuk mendapatkan beasiswa BKM dan BKMM tak perlu berprestasi di bidang akademik. "Asal si anak mengajukan surat keterangan tidak mampu dari RT atau Lurah dan dicek benar adanya, akan kami ajukan ke Diknas untuk mendapatkan beasiswa ini. Program ini agar anak yang tidak mampu bisa belajar di sekolah unggulan," kata Taslim.
    Sementara itu, siswi kelas XII IPA 3 SMAN 3, Riska Lianda, mengakui, siswa dengan orangtua kurang mampu mendapatkan keringanan dari sekolah. "Saya tidak mengajukan surat keterangan tak mampu, tapi sekolah memberikan keringanan bayar uang komite sekolah separo dari umumnya," ucap Riska.
    Berbeda dengan sekolah reguler, di SMA berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tidak ada beasiswa dari Disdik. Tapi sekolah tetap memberikan keringanan kepada siswa yang tidak mampu, untuk membayar uang pangkal dan uang komite.
    "Siswa yang bersekolah di RSBI bukan hanya yang berada, ada juga dari kalangan tidak mampu. Kami memberikan keringanan dengan membayar separo uang komite atau tidak ada sama sekali. Jumlahnya sekitar 10 siswa," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Banjarmasin, Murjani.
    Kebijakan itu diambil oleh komite sekolah dan disampaikan ke sekolah. "Jadi, walaupun status RSBI, tetap terbuka untuk siswa yang kurang mampu. Asalkan mereka menceritakan duduk permasalahannya, pasti diberi keringanan," ucap Murjani.
    Menurut dia, sebelumnya pernah ada siswa dengan pekerjaan orangtua penjual sayur, bekerja serabutan dan lainnya. (mtb)

Dibantu Masuk Perguruan Tinggi
    KEPEDULIAN
sekolah terhadap anak yang  tak mampu tidak hanya saat masih bersekolah. Ketika siswa bersangkutan mau melanjutkan kuliah pun masih diperhatikan. "Kalau ada siswa yang kurang mampu secara finansial, tapi punya niat melanjutkan kuliah, dia juga pintar, akan kami carikan jalan keluar agar mereka bisa masuk perguruan tinggi secara gratis," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Banjarmasin, Taslim.
    Salah satu contoh adalah Riska Lianda, siswa kelas XII IPA 3 SMAN 3 Banjarmasin. Dia diikutkan sekolahnya mengikuti seleksi beasiswa Bidik Misi yang dilaksanakan Mendikbud.  "Kalau lulus seleksi masuk perguruan tinggi negeri, maka selama empat tahun akan mendapat beasiswa sebesar 500 ribu per bulannya," kata Taslim, seraya menambahkan, semula Riska sempat mau mundur ikut seleksi masuk perguruan tinggi karena ketiadaan biaya.
    Sementara itu, Riska mengakui mengikuti seleksi Bidik Misi yang diusulkan sekolahnya. "Waktu tes lalu saya mengikuti tes di jurusan Matematika dan Akutansi Unlam," katanya.
    "Mudah-mudahan lulus, karena ini kesempatan saya mau meneruskan kuliah. Kalau dengan biaya sendiri rasanya tak mampu, karena orangtua saya bekerja sebagai buruh," kata anak sulung dari dua bersaudara ini.
    Sebenarnya, lanjut siswi yang menjadi salah satu wakil SMAN 3 di Medical Sains Competions di Universitas Airlangga ini, bapaknya melarang untuk kuliah karena tak ada biaya.
    "Ternyata sekolah mencari jalan keluar dan ibu mendorong saya kuliah. Saya pun mencobanya. Semoga lulus tes dan bisa mengubah nasib," kata peraih juara III Olimpiade Astronomi tingkat Kota Banjarmasin ini. (mtb)

--------------------------------------------------------------------------------
Persyaratan Penerima Beasiswa:
* Orangtua siswa membuat surat keterangan tidak mampu dari RT atau   lurah
* Orangtua siswa meminta keringanan biaya
* Menyerahkan rekening listrik maksimal 900 Watt
* Didaftarkan ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk mendapatkan beasiswa
---------------------------------------------------------------------------------
Sumber: Disdik Kota Banjarmasin
Open Your Mind
More aboutCara Dapat Beasiswa BKM dan BKMM

Beasiswa untuk Si Miskin

Diposkan oleh Unknown on Friday, September 23, 2011

   OPEN YOUR MIND. SALAH satu persoalan pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah masih tingginya angka putus sekolah. Berdasar data Badan Penelitian Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional 2008 di tingkat SMA dan SMK ada sekitar 412,1 ribu siswa yang terpaksa berhenti sekolah.
    Penyebabnya adalah kemiskinan. Kemiskinan tersebut menjadi salah satu alasan masyarakat untuk tidak mengenyam pendidikan. Ini, mengingat biaya pendidikan makin tinggi, baik langsung ataupun tidak langsung. Biaya langsung dikategorikan seperti iuran sekolah, pakaian, buku, seragam serta alat tulis.
    Orangtua siswa, termasuk di Kalsel pasti banyak mengeluarkan uang untuk biaya pendidikan anaknya. Setelah membelikan perlengkapan seragam sekolah, mereka juga harus memikirkan uang yang akan dikeluarkan setiap semester.
    Tidak semua orangtua siswa yang bersekolah di SMK SMA memiliki penghasilan yang memadai untuk membiayai anaknya. Namun, demi kepentingan anaknya, mereka nekat mendaftarkan anaknya mewujudkan wajib belajar sembilan tahun.
    Para orangtua siswa berani menyekolahkan anaknya, karena mereka berharap ada bantuan keringanan dari sekolah bagi yang kurang mampu. Seperti diutarakan Ny Ratih, warga Pelambuan Banjarmasin Barat, yang menyekolahkan anaknya, Wulan di SMKN 1 Banjarmasin. "Anak aku baru kelas satu, bisa gak ya untuk dapat beasiswa miskin. Soalnya, ayahnya cuma tukang ojek," ujarnya kepada koran ini.
    Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Provinsi Kalsel, Gusnanda, membenarkan memang ada alokasi untuk beasiswa miskin (BSM), bagi mereka yang tingkat ekonominya rendah. Diterangkannya, beasiswa tersebut bisa diperoleh mereka yang kurang mampu, dengan beberapa keteria yang harus dilakukan bagi sekolah yang melakukan operasional di sekolah ini.
    Diterangkan Gusnanda, mekanisme alokasi jatah tersebut dilakukan dengan tahapan. Dinas Pendidikan Prov menetapkan kuota yang didasarkan data siswa miskin dari kabupaten kota per tahun pelajaran. "Data tersebut berdasar dari dinas pendidikan kota dalam  menentukan jumlah murid di sekolah, jumlah murid dari keluarga kurang mampu, besar iuran madrasah, jatah ibukota ke kabupaten kota, dan indikator lokal lainnya. Sedangkan Dinas Pendidikan Kota mempunyai data itu dari masing-masing sekolah yang menyetor data siswa miskinnya," ujarnya.
    Adapun yang menjadi acuan sekolah dalam menentukan siswa miskin, yakni siswa berasal dari keluarga kurang mampu, jarak tempat tinggal jauh dari madrasah. "Selain itu, si siswa memiliki lebih dari tiga saudara yang berusia sekolah, serta pertimbangan lain semisal memiliki kelainan fisik, korban musibah berkepanjangan, anak dari korban PHK, dan indikator sejenisnya," kata Gusnanda.
    Dalam menentukan itu, orangtua siswa perlu menunjukkan bukti surat keterangan tidak mampu dari lurah setempat. "Yang terpenting berdasarkan dari beberapa keterangan di atas," tambah Gusnanda.
    Mengenai prosedur pencairannya, akan dikirim ke rekening sekolah --sesuai jatah-- berdasarkan jumlah siswa miskin dari Dinas Pendidikan Provinsi, baik untuk kabupaten maupun kota. Salah satu sekolah yang menyalurkan beasiswa miskin itu mengaku telah menjalankan sesuai prosedur yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota setempat.
    "Di sekolah kami, para siswa yang kurang mampu itu menyertakan surat keterangan tidak mampu dari RT dan Lurah. Kami juga betul- betul mempertimbangkan siswa yang kurang mampu dari aspek lokasi," ujar kepala SMKN 1, Susilo Rochman Hadi. (mtb)

Alokasikan untuk SPP

    KEPALA Bidang Pendidikan Menengah, (Dikmen) Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Gusnanda  mengatakan, hingga Juni 2011 ini ada sebanyak 2.445 siswa yang masuk kategori miskin mendapatkan beasiswa. Dari 13 Kabupaten/kota tersebut, sambungnya, tiga tertinggi meliputi Banjarmasin dengan total 339 siswa, Banjarbaru 213 siswa, dan Martapura 171 siswa.
    Diterangkannya, adanya beasiswa tersebut masing-masing siswa menerima Rp 300.000/siswa/semester. "Atau sekitar Rp 60.000 tiap bulannya," kata Gusnanda.
    Dari sekian jumlah yang dicairkan melalui rekening sekolah tersebut, sambung Gusnanda, sekolah mempunyai kewenangan untuk mengalokasikan jatah tersebut kepada siswanya sesuai peruntukannya.
    "Bisa berupa uang langsung, bisa juga dialokasikan untuk pembelian perlengkapan siswa, atau yang lainnya," ujarnya.
    Namun yang jelas, sambung Gusnanda dalam ketentuannya pemanfaatan yang digariskan dalam aturannya yakni diperuntukkan pembelian perlengkapan siswa (tas sepatu, dan sejenisnya), biaya transportasi siswa ke sekolah, dan SPP anak di sekolah.
    Kepala SMKN 1 Rocman Hadi mengatakan, pihaknya mengalokasikan beasiswa itu untuk SPP anak. "Biar mereka tidak terlalu terbebani membayar SPP. Karena, kalau di swasta kan mahal, jadi dengan adanya bantuan itu, orangtua siswa bisa ringan membayar SPP, tinggal menambah kekurangnya saja," ungkapnya. (mtb)

Alur Pengurusan Beasiswa Miskin:
- Orangtua siswa bisa mengajukan langsung ke sekolah
- Sekolah meminta beberapa bukti surat keterangan tidak mampu
- Sekolah memproses dan mengumpulkan data
- Sekolah mengirim data anak ke dinas pendidikan
- Disdik mengalokasikan jatah penerima
- Disdik mentransfer dana ke rekening sekolah
- Siswa mendapatkan bantuan beasiswa

Persyaratan dan Pertimbangan yang Diutamakan:
- Siswa berasal dari keluarga kurang mampu
- Jarak tempat tinggal jauh dari sekolah
- Memiliki lebih dari tiga saudara yang berusia sekolah
- Pertimbangan lain; ada kelainan fisik, korban musibah berkepanjangan, anak dari korban PHK, dan 
  indikator sejenisnya.
- Bantuan dicairkan setiap semester
Sumber: Dinas Pendidikan Prov Kalsel 
Open Your Mind
More aboutBeasiswa untuk Si Miskin

Harus Ada Keterangan dari Kampus

Diposkan oleh Unknown on Thursday, July 28, 2011

    BEASISWA adalah hal yang paling berharga bagi mahasiswa. Sebab, dengan adanya jaminan pembiayaan itu, mereka bisa fokus belajar dan menyerap ilmu yang diberikan di kampus.
    Untuk di Kalsel, ada berbagai macam sumber beasiswa yang bisa diterlusuri. Sejumlah kampus yang ada di Banjarmasin menyediakan beasiwa bagi mahasiswa berprestasi.
    Mereka berlomba-lomba memberikan layanan beasiswa, guna mempromosikan kampusnya sekaligus sebagai bagian dari strategi merekrut mahasiswa baru.
    Namun, tak hanya di kampus-kampus yang menyediakan beasiswa bagi mahasiswa. Beberapa jenis beasiswa ini juga bisa diperoleh melalui Pemeritah Daerah setempat.
    Di pemerintahan daerah, khususnya Kalimantan Selatan, pengurusan beasiswa ini pengurusannya dilakukan melalui Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel.
    Sayangnya, masih banyak mahasiswa yang belum tahu tentang beasiswa dari pemprov tersebut. Salah satunya seperti yang diakui Nurul Sasmita.
    Dia adalah alumnus dari Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat. Nurul merupakan lulusan terbaik pertama untuk tingkat fakultas dan universitas (kelas ekstensi) pada yudisium semester ganjil 2010/2011 ini.
    Dia berniat melanjutkan kuliah (S2) guna mengejar cita- citanya, namun terkendala masalah biaya. Saat dilanda kebingunan, dia mendapat informasi bahwa ada program beasiswa dari Pemprov Kalsel. Dia pun menanyakan ke bagian Kesra terkait pengajuan beasiswa tersebut.
    Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Biro Kesra Prov Kalsel, Hernadi mengatakan, masalah beasiswa ini memang bisa diajukan ke Biro Kesra Setda Prov Kalsel.
    Pengajuan permohonan beasiswa ini terbuka untuk siapa saja, dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan yang ada di Kalimantan Selatan.
    "Siapa saja yang ingin mengajukan, bisa. Karena, siapa pun mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Namun, tentu ada beberapa kreteria dan prosedur yang telah  ditetapkan," kata Hernadi.
    Prosedur pengajuannya sebetulnya tidak terlalu rumit. "Bagi mahasiswa yang memerlukan beasiswa langsung saja membuat surat permohonan yang ditujukan kepada Gubernur Kalsel, melalui Biro Kesra Setda Prov Kalsel,' ujarnya.
    Selain surat permohonan tersebut, pemohon juga harus melengkapi atau melampirkan beberapa persyaratan. Persyaratan tersebut berupa surat keterangan dari instansi atau fakultas tempat pemohon menuntut ilmu. Kemudian, persyaratan penting lainnya adalah fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
    Setelah peryaratan tersebut lengkap, sambung Hernadi, maka yang bersangkutan bisa langsung melakukan pengajuan berkas ke bagian Kesra melalui Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kalsel. Selanjutnya, pemohon tinggal menunggu pengesahan.
    Namun, Hernadi meminta kepada para pemohon agar berbesar hati, karena dalam seleksi nanti ada yang diterima dan tidak. Untuk menentukan yang berhak menerima beasiswa akan disesuaikan dengan dana yang ada. Pihaknya juga memilah dan memilih pemohon yang perlu didahulukan.
    "Misalkan prestasi dan keadaan ekonomi si pemohon. Namun, itu hanya sebatas pertimbangan. Sejatinya, siapa pun boleh dan jangan berkecil hati dulu," ucap Hernadi. (mtb)


Ada Batasannya 

    PENGAJUAN berkas permohonan beasiswa yang dialamatkan ke Pemprov Kalsel, ternyata cukup banyak. Dari pantauan Metro Banjar, di meja pengurusan bagian beasiswa di bagian Pendidikan dan Kebudayaan Setda Prov Kalsel, terdapat bertumpuk-tumpuk map yang diajukan pemohon.
    Dari sekian puluh map tersebut, di antaranya terdapat permohonan yang diajukan mahasiswa S2 yang sedang menggarap penyusunan tesis. Tak hanya itu, ada pula pemohon yang berstatus menjadi dosen.
    Untuk wilayah Kalsel ini, yang mengajukan beasiswa setiap bulannya adalah mahasiswa yang berasal dari Banjarbaru," tambahnya.
    Kasubag Pendidikan dan Kebudayaan Biro Kesra Prov Kalsel, Hernadi mengatakan ada ketentuan khusus mengenai pengajuan beasiswa penyusunan tesis.
    "Ada batasan tersendiri, yakni diberikan kepada S1 non-Dosen Rp 1.500.000, dan untuk dosen sebesar Rp 3.000.000," ungkapnya.
    Bukan hanya itu, batasan juga diberikan kepada pemohon yang diketahui dari Unlam dan IAIN. "Dua kampus itu memang sebagai "lahannya beasiswa'. Mereka diberikan kebebasan membiayai mahasiswa yang ingin kuliah di luar Unlam dan IAIN," ungkap Hernadi.(mtb)

Syarat Pengurusan Beasiswa ke Pemda
- Mengajukan surat permohonan ke Biro Kesra Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
- Lampirkan fotokopi kartu pelajar/mahasiswa (KTM)
- Lampirkan fotokopi surat acuan belajar/surat aktif kuliah
- Lampirkan fotokopi proposal tesis
- Lampirkan fotokopi KTP
- Surat keterangan dari instansi terkait (fakultas)
Sumber: Biro Kesra Setda Prov Kalsel
More aboutHarus Ada Keterangan dari Kampus

Berburu Beasiswa ke Luar Negeri

Diposkan oleh Unknown on Wednesday, July 13, 2011

     SELAMA punya kemauan kuat, keterbatasan ekonomi bukanlah kendala untuk mengecap pendidikan setinggi-tingginya. Termasuk, melanjutkan kuliah ke luar negeri.
    Bagi yang pernah membaca buku dan menotnon film Laskar Pelangi, tentu bisa meraskaan perjuangan Ikal dan Arai untuk mendapatkan beasiswa ke Prancis. Padahal, sesuai setting-nya sekitar 1990-an, saat sangat sulit memperoleh beasiswa ke luar negeri.
    Sekarang banyak tawaran beasiswa melanjutkan studi ke luar negeri. Tinggal konsistensi tiap individu untuk mempersiapkan diri dan berupaya merebut peluang tersebut.
    Seperti Aisah. Dia berasal keluarga yang ekonominya pas-pasan. Namun, dia bertekat kelak bisa kuliah ke luar negeri. Makanya, begitu tamat SMA, dia memutuskan belajar di pondok pesantren dengan pertimbangan di sana Bahasa Arab dan Inggris diajarkan secara intensif.
    Begitu pula ketika meneruskan ke IAIN Antasari, sekalipun ada fakultas lain yang menggratiskan SPP, Aisyah lebih memilih Fakultas Tarbiyah jurusan Bahasa Inggris. Alasannya supaya mampu memperdalam bahasa asing sebagai modal dasar untuk dapat kuliah ke luar negeri.     "Selain itu, saya juga banyak bertanya kepada dosen atau siapa saja yang pernah kuliah ke luar negeri, bagaimana dulu cara mereka memperoleh beasiswa," ujarnya.
    Menurut Pembantu Dekan I Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari Banjarmasin, Dr Mujiburrahman MA, sebenarnya banyak tawaran beasiswa kuliah ke luar negeri. Kalau mau ke Amerika Serikat, ada yang namanya beasiswa Fullbright dan Ford Foundation. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, silakan akses website Aminef. Mereka menawarkan berbagai program studi.
      Demikian pula jika mau ke negara-negara lain. Menurut Mujib, ada beasiswa Canadian International Development Agency (CIDA), Australian Development Scholarship (ADS), Stuned (Belanda), Chevening Award (Inggris), DAAD (Jerman) dan lain-lain.
    "Sekarang untuk mendapatkan informasi beasiswa sangat mudah, tinggal membuka internet. Kalau mau mencari beasiswa kuliah ke Barat bisa dicari di situs Dikti. Sedangkan untuk kajian keislaman ke Timur Tengah, silakan buka situs Diktis," kata mantan penerima beasiswa Canada dan Belanda ini.
    Bahkan, tambah Mujiburrahman, untuk mengunduh formulir pendaftaran pun bisa lewat internet. Beda dengan zaman dulu. Menurut Mujib, di era 1990-an internet belum begitu memasyarakat. Kecuali harus datang ke kedutaan negara bersangkutan.
    Formulir juga bisa didapat ketika perwakilan lembaga-lembaga pemberi beasiswa datang ke perguruan-perguruan tinggi, menyosialisasikan program mereka.
    Tapi, jumlahnya terbatas. Jadi, kalau mau banyak alternatif dan peluang, disarankan rajin-rajin mencari di internet.
    "Syarat pertama dan utama untuk memperoleh beasiswa luar adalah memiliki skor Tes of English Foregn Languange (TOEFL) 550. Kadang skor 500 bisa diterima dengan syarat harus mengikuti kursus Bahasa Inggris dalam jangka waktu tertentu untuk meningkatkan skor. Biasanya kursus tersebut dibiayai mereka," ujar Mujib.
    Langkah selanjutnya, mengisi formulir yang disediakan, kadang diminta pula proposal penelitian. Kemudian meminta surat rekomendasi dari dosen pembimbing atau atasan jika aktif di sebuah organisasi. Isinya menerangkan bahwa orang itu memang layak untuk mendapatkan beasiswa.
    "Kadang ada pula lembaga pemberi beasiswa yang mensyaratkan tes wawancara, tapi itu tidak semua," ujar Mujib. (mtb)
   
Kuasai Bahasa Asing

    MESKIPUN tawaran beasiswa untuk kuliah ke luar negeri sangat banyak, tapi masih sedikit orang yang memanfaatkan kesempatan tersebut. Umumnya terkendala penguasaan bahasa asing.
    "Kesadaran dan minat untuk belajar bahasa asing masih kurang. Kebanyakan menganggapnya sulit, padahal kalau mau sungguh-sungguh belajar dengan tekun, pasti bisa," kata Mujiburrahman.
    Pada saat tes TOEFL, yang menjadi penilaian adalah penguasaan kosa kata, tata bahasa, kemampuan membaca dan mendengar dalam Bahasa Inggris. 
    "Tidak semua tes TOEFL diterima. Di Kalsel tes TOEFL yang diakui yang dilaksanakan Unlam Banjarmasin," katanya.
    Mujib sendiri dapat beasiswa ke luar negeri pada 1995 karena ada program pembibitan calon dosen IAIN se-Indonesia dari Departemen Agama RI. Peserta disiapkan secara akademik agar bisa ikut seleksi beasiswa ke luar negeri, baik ke Barat maupun Timur Tengah.
    Program yang digagas Menteri Agama saat itu, Munawir S, ditujukan buat alumnus yang berusia muda. "Kami dilatih Bahasa Arab, Bahasa Inggris, wawasan keilmuan serta berbagi pengalaman dengan mereka yang pernah studi di luar negeri. Mereka bercerita, kita bertanya. Sayang, program tersebut kemudian terhenti," ujarnya. (mtb)

-----------------------------------------------------------------
Cara Memperoleh Beasiswa Luar Negeri
* Rajin-rajin mencari informasi lewat internet   
* Menguasai TOEFL dengan skor 550
* Mengisi formulir pendaftaran
* Mengajukan proposal penelitian   
* Melampirkan surat rekomendasi dari dosen pembimbing atau atasan 
Seputar Tes TOEFL
* Penguasaan kosa kata
* Tata bahasa
* Kemampuan membaca dan mendengar dalam Bahasa Inggris 
* Di Kalsel yang diakui melaksanakan tes TOEFL adalah Unlam
------------------------------------------------------------   
More aboutBerburu Beasiswa ke Luar Negeri

Beasiswa Sejak Mendaftar SNMPTN

Diposkan oleh Unknown on Wednesday, June 29, 2011


LULUSAN SMA dan sederajat berpeluang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri. Kementerian Pendidikan Nasional memiliki program Beasiswa Bidik Misi.

Program ini bertujuan untuk menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu agar bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi selepas SMA. Selain itu, program ini diharapkan bisa menghasilkan sumber daya insani yang mampu berperan memutus rantai kemiskinan.
     Penyelenggara program beasiswa Bidik Misi adalah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi badan hukum milik negara (BHMN) di bawah Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Di Kalsel, penyelenggara program Beasiswa Bidik Misi adalah Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dan IAIN Antasari.
    Penerima beasiswa ini seluruh Indonesia untuk tahun anggaran 2010 sebanyak 20 ribu calon mahasiswa. Kuota untuk Unlam sebanyak 300 orang, Poliban 50 orang dan IAIN Antasari 60 orang. "Apabila program ini terus dilanjutkan pada tahun berikutnya dengan tetap memberikan kesempatan beasiswa yang sama sebanyak 20.000 lulusan SMA dan sederajat, maka beberapa tahun ke depan kita dapat mengurangi angka kemiskinan puluhan ribu lebih," ujar Dirjen Dikti Fasli Jalal.
    Sementara itu, Pembantu Rektor III Unlam, Hamdani mengatakan, beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi. Beasiswa diberikan selama delapan semester untuk program diploma IV dan S1. Sedangkan diploma III diberikan selama enam semester.
    Nilai beasiswa yang diberikan pada penerima masing-masing sebesar Rp 5.000.000 per mahasiswa per semester. Rinciannya antara lain untuk biaya hidup antara Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu per bulan, biaya pendidikan (SPP) antara Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta dan biaya lain-lain.
     Syarat mendaftar program beasiswa Bidik Misi 2010 adalah lulusan SMA, SMK, MA, MAK 2010, berprestasi dan orang tua atau walinya kurang mampu secara ekonomi, punya prestasi akademik atau kurikuler, kokurikuler maupun ekstra kurikuler.
     Calon mahasiswa harus memilih program pendidikan Diploma III, Diploma IV dan Sarjana pada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih. Berhubung jadwal pendaftaran calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tidak bersamaan, maka setiap calon mahasiswa diharuskan memperhatikan jadwal pendaftaran di tiap perguruan tinggi yang dipilih.
    Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi atau di dua perguruan tinggi yang berbeda. Sementara kepala sekolah atau pimpinan Unit Dikmas melakukan pendaftaran secara kolektif untuk peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya.
    Cara dan syarat pendaftaran dapat diunduh di situs www.dikti.go.id. Khusus untuk calon mahasiswa Unlam, bisa menghubungi Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Rektorat Unlam melalui nomor telepon (0511)3306694. (mtb/kdg)


Dievaluasi Tiap Semester

KEPALA Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaaan (BAAK) Unlam, Noor Fitriani mengatakan, calon mahasiswa yang ingin mendapat Beasiswa Bidik Misi harus memenuhi beberapa syarat, seperti mempunyai prestasi akademik dan nonakademik.
    "Harus memenuhi dua persyaratan tersebut. Tapi, diutamakan bagi calon mahasiswa yang kurang mampu," ujarnya.
     Menurut perempuan yang biasa disapa Fitri ini, Unlam sudah menetapkan 99 orang penerima Bidik Misi diambil dari hasil tes Seleksi Masuk Unlam Terpadu (SMUT). Sisanya diambil dari peserta SNMPTN 2010.

Penerima beasiswa Bidik Misi tiap semester bakal dievaluasi. Perkembangan prestasinya terus dipantau. "Apabila tidak ada peningkatan, kemungkinan beasiswa tersebut bisa diputus," ujar Fitri.
     Beberapa calon mahasiswa yang ditemui saat mendaftar SNMPTN melalui komputer di Aula Rektorat Unlam, menyambut baik adanya beasiswa ini. Lulusan SMAN 1 Simpang Empat, Batulicin, Tanahbumbu, Noormalasari mengatakan, program beasiswa ini sangat membantu calon mahasiswa berprestasi yang tidak mampu.
     Sedangkan calon mahasiswa asal Banjarmasin, Fitriani mengaku berasal dari keluarga kurang mampu. "Saya bersyukur ada beasiswa ini. Saya berharap bisa terpilih menjadi salah satu calon mahasiswa yang menerima beasiswa ini," ujarnya. (mtb)

---------------------------------------------------------------
Cara Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi

- Harus Dilengkapi Calon Mahasiswa
* Mengisi formulir pendaftaran. Formulir bisa diunduh di
www.dikti.go.id atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi
dari panduan program beasiswa Bidik Misi yang tersedia
* Pasfoto 3x4 tiga lembar
* Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti
siswa aktif
* Fotokopi rapor semester satu sampai dengan lima disertai surat
keterangan peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi
lain yang disahkan (dilegalisasi) oleh kepala sekolah/pimpinan
unit Dikmas
* Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki
kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan
Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang
dapat dibuktikan kebenarannya
* Fotokopi Kartu Keluarga
* Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti
fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran
listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orangtua/walinya
- Harus Dilengkapi Sekolah/Unit Dikmas
* Rekomendasi dari kepala sekolah/pimpinan Unit Dikmas yang
memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi
yang orangtua/walinya kurang mampu
* Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju
----------------------------------------------------------------
Sumber: www.kelembagaan.dikti.go.id
More aboutBeasiswa Sejak Mendaftar SNMPTN
24/7 Airport service Anywhere Anytime Fast Niagara Falls Taxi For taxi service to Niagara Falls Canada from the Toronto airport try WEGO Taxi Or call 716-449-0001 raxi Cab Service. Serving Niagara Falls and all of the Buffalo Niagara Airport region including WNY and Southern Ontario Canada.
Visit http://payampars.com to find out more regarding intelligent house