Your PR could be refused to Austraia, even if you can pass the points test, if your score is less than you listed in your EOI. Use skillselect.com.au to get the best migration agent to help with your skillselect application and to find migration agents nycairportslimo made a real revolution in the industry. read more for a dependable seller that will give you the inkjet labels you're looking for quickly and easily. Visit seo salt lake city to find out more regarding Find all the info that you need about " worm gearmotors varvel " at www.varvel.com.
In case you're interested in knowing more info on high yield investments, stop by kingsbarn.com visit this page for a dependable seller that will give you the 여우알바 you're looking for quickly and easily. Trying to find park place residences parkplacesresidences ? Check out this page: https://parkplacesresidences.com.sg Visit http://qualityassociates.org to find out more regarding ISO9001 Consulting. In case you're interested in knowing more info on Connecticut Limo, stop by www.ctairlink.com/
Showing posts with label infeksi. Show all posts
Showing posts with label infeksi. Show all posts

Ayo, Kenali Gejala Sakit Gula

Diposkan oleh Unknown on Thursday, April 11, 2013

OPEN YOUR MIND. Sakit gula atau diabetes bisa menyerang orang dari segala usia. Bahkan dengan gejala-gejala yang mungkin tidak pernah disadari penderitanya.  Menurut sebuah survei, sekitar satu dari tiga orang dengan diabetes tipe 2 tidak tahu mereka mengalami penyakit tersebut. Diabetes dapat terjadi akibat tingginya kadar gula darah.
Kelebihan gula darah dalam tubuh tidak hanya mengakibatkan penderita mengalami diabetes, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung, kehilangan penglihatan, kerusakan saraf dan organ, dan kondisi serius lainnya.Beberapa gejala diabetes yang jarang diperhatikan oleh para penderita, seperti dilansir Menshealth:

1. Sering Haus
Satu diantara gejala yang paling umum saat seseorang terkena diabetes adalah peningkatan rasa haus. Biasanya rasa haus tersebut diiringi dengan mulut kering, napsu makan meningkat, sering buang air kecil tengah malam, dan penurunan berat badan secara drastis.

2. Sakit Kepala
Ketika gula darah mulai meningkat hingga di atas batas normal, gejala-gejala tambahan mulai terjadi, seperti sakit kepala, pandangan mulai kabur, dan mudah lelah.

3. Infeksi
Pada beberapa kasus, gejala diabetes tidak dapat terdeteksi sampai di saat penderita mengalami beberapa gejala seperti, luka di permukaan kulit yang tidak kunjung sembuh, infeksi saluran kemih, gatal-gatal pada kulit terutama di daerah selangkangan.

4. Disfungsi Seksual
Gangguan seksual adalah gejala paling umum pada penderita diabetes. Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan ujung saraf pada organ seksual, sehingga membuat penderita sulit ereksi dan orgasme.
Diperkirakan antara 35% hingga 70% pria dengan diabetes mengalami impotensi. Dan sekitar 1 dari 3 wanita dengan diabetes mengalami beberapa masalah dalam kehidupan seksual mereka.

5. Gaya Hidup ‘tak Sehat
Gaya hidup tak sehat juga berperan besar meningkatkan risiko diabetes. Gaya hidup tersebut meliputi, jarang berolahraga, merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan berkolesterol tinggi.


Faktor Risiko yang Tidak Dapat Dicegah
Ada pula beberapa faktor risiko yang bersifat genetik yang dapat meningkatkan risiko diabetes, di antaranya:

* Ras tertentu. Ras-ras tertentu seperti Hispanik, Afrika-Amerika, penduduk asli Amerika, dan Asia memiliki risiko lebih tinggi dari ras lainnya di dunia.

* Riwayat Keluarga. memiliki orang tua atau silsilah kelaurga yang pernah mengalami diabetes juga meningkatkan risiko diabetes.

* Usia. Diabetes juga berisiko tinggi bagi orang-orang berusia di atas 44 tahun.

* Gestational Diabetes
Adalah kondisi gula darah yang tinggi yang terjadi pada masa kehamilan, dan terjadi pada orang yang tidak menderita diabetes. Jika kondisi ini berlanjut di kemudian hari maka, wanita tersebut akan berisiko diabetes. Memiliki riwayat sindrom ovarium polikistik juga dapat menyebabkan resistensi insulin yang dapat memicu diabetes. (*)

Sumber: DuniaFitness

More about → Ayo, Kenali Gejala Sakit Gula

Datangi Konselor HIV/AIDS

Diposkan oleh Unknown on Tuesday, November 1, 2011

    OPEN YOUR MIND. JIKA Anda mengalami gejala menurunnya sistem kekebalan tubuh, maka patut diwaspadai. Itu sangat berbahaya, karena jika Anda positif terinfeksi virus tersebut, bisa mengakibatkan kematian. Ya, Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Itulah nama virus yang dapat membuat kondisi badan dan sistem kekebalan menurun.
    Kasus demi kasus HIV ini terus bertambah. Bahkan, di Banjarmasin ada pelaku penjambretan yang mengaku terjangkit virus mematikan itu. Dia menjambret lantaran ingin beli obat. Salah satu faktor yang mengakibatkan HIV AIDS ini adalah dengan hubungan seks, penggunaan jarum suntik yang tak sehat dan banyak lainnya.
    Bahaya HIV ini juga harus diwaspadai oleh para remaja. "Sepengetahuanku HIV/AIDS itu adalah virus yang banyak ditularkan akibat hubungan seks dan sering ganti pasangan yang tidak aman," ujar salah satu siswa SMA di Mulawarman, Rizi Fatara.
    Rizi tak bisa membayangkan bagaimana jika dirinya terjangkit virus mematikan itu. "Wah kalau lihat di TV-TV, tubuh penderita jadi lemas dan sedikit demik sedikit terkelupas hingga mati. Wah ngeri pokoknya," ujarnya.
    Koordinator Komisi Penangulangan AIDS Provinsi Kalsel, Mursalin mengatakan, secara kasat mata seorang yang terinfeksi HIV tidak dapat dibedakan dengan orang yang tidak terinfeksi. Untuk mengetahuinya yakni dengan cara tes HIV. Itu pun tidak boleh ada paksaan agar seseorang mau melakukan test HIV. Prosedur yang haru dilakukan adalah melalui Voluntary Counseling and Testing (VTC).
    "Virus HIV terdapat dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi. Dalam jumlah besar dapat ditemukan dalam cairan darah, cairan sperma, cairan vagina dan cairan air susu ibu yang terinfeksi," ucapnya.
    "Karena HIV hanya terdapat dalam cairan darah, cairan sperma, cairan vagina dan cairan air susu ibu yang terinfeksi, maka HIV tidak menular melalui hubungan sosial seperti berjabat tangan, bersentuhan, ciuman, dan berpelukan," lanjutnya.
    HIV juga tidak menular pada saat menggunakan alat makan atau minum bersama, gigitan nyamuk, berenang bersama, memakai WC dan kamar mandi bersama, atau tinggal bersama dengan orang penderita HIV/AIDS.
    Dijelaskan dia, HIV atau AIDS ditularkan melalaui beberapa cara yakni melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV, Trasfusi darah yang tercemar HIV.
    Menggores/menusuk tubuh dengan alat tercemar HIV, misalnya jarum suntik, alat tindik, jarum tato atau pisau cukur. "Karena itu biasakan memakai alat-alat itu yang telah disterilkan atau dengan sekali pakai," katanya.
    Dari ibu yang terinfeksi HIV, juga bisa menularkan virus ke janin yang dikandungnya. Ibu yang mengidap HIV menularkan virusnya memalui ariari (plasenta) selama kehamilan, atau melalui luka yang terjadi pada sat proses persalinan.
    Jadi, sambung Mursalin, HIV tidak ditularkan melalui pergaulan seperti berejabat tangan, sentuhan ciuman, pelukan, peralatan makan, gigitan nyamuk, penggunaan jamban, atau tinggal serumah. Mursalin menegaskan, pencegahan penularan HIV yakni tidak melakukan hubungan seks di luar nikah, bersikap setia pada satu pasangan. Selalu menggunakan kondom bagi pelaku seks dengan lebih dari satu pasangan.
    "Hindari penggunaan narkoba terutama narkoba yang disuntikan secara bergantian. Selalau menjaga kebersihan (steril) alat-alat yang berhubungan dengan darah, seperti jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik dan lain-lain.
    HIV/AIDS seharusnya menjadi perhatian warga, karena pada tahap awal virus yang masuk ke dalam tubuh seseorang tidak menimbulakn gejala. Orang yang terinfeksi virus ini tampak sama dengan orang sehat lainnya.
    Belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah. Pengidap virus HIV/AIDS menjadi pembawa dan dapat menularkan seumur hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. Biaya pengobatannya mahal, menurunkan kualitas SDM dan produktifitas kerja.
    Namun, sambung Mursalin, seseorang bisa mendeteksi gejala HIV/ AIDS. Jika dalam kurun waktu 5-10 tahun, AIDS mulai berkembang dan menunjukkan gejala di antaranya, kehilangan berat badan, diare berkelanjutan, pembengkakan pada leher dan atau ketiak, batuk terus menerus.
    Bagaimana cara mengetahuinya? Mursalin mengatakan, Anda tidak bisa mengetahui orang atau diri sendiri terinfeksi HIV hanya melalui pengelihatan.   "Satu satunya cara yakni dengan dilakukannya melalui tes darah. Itu pun hasilnya yang tahu hanya konselor dan yang bersangkutan, karena itu merupakan privasi," ujar Mursalin.
    Jika ada bagian keluarga yang terinfeksi atau terindetifikasi, maka langkah yang dilakukan yakni lakukan konsultasi kepada petugas konselor terlatih.  "Nanti petugas akan menyodorkan Informed Consent, lembar persetujuan dites darah. Nah baru petugas akan mengambil sampel darah," katanya.
    Selanjutnya, petugas melakukan konseling lanjutan (Post Konseling). "Tujuannya agar si pasien tidak kaget jika mengetahui dirinya ternyata mengidap," ujarnya. (mtb)
   


Pengidap Dapat Obat Gratis

    SAMPAI Juni 2011, jumlah kasus HIV/AIDS di Banjarmasin terdata sebanyak 67 kasus. Sedang se -Kalsel sebanyak 256 kasus. "Kasus tertinggi ditemukan di kabupaten Tanbu dengan total kasus 85 pengidap HIV, disusul Banjarmasin 67 dan Banjarbaru 47 kasus," ujar Koordinator Penanggulangan Koordinator Komisi Penangulangan AIDS Prov Kalsel, Mursalin.
    Dia menjelaskan, dari data yang ada, usia pengidap penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh itu adalah usia produktif, mulai dari 25 tahun hingga 49 tahun. "Cara penularannya paling banyak akibat hubungan seksual yakni mencapai 60 persen, penggunaan jarum suntik yang tak sehat, IDU sebanyak 19 persen," ujarnya.
    Bagi yang terjangkit, tidak perlu ragu. Meski belum ada obat uintuk HIV maupun AIDS, namun dapat diatasi dengan mengembalikan kondisi kekebalan tubuh. "Bila kekebalan tubuh CD4 di bawah 350, maka harus minum obat anti-retroviral untuk menstabilkan kekebalan tubuh,"  ujarnya.
    Obatnya, disediakan secara gratis di rumah sakit rujukan HIV. "Yakni di Unit Pelayanan HIV di RS UD Ulin dan RS Anshari Saleh. Cara mengklaim obatnya dengan membawa rujukan dari konselor terlatih di pelayanan HIV," ujar Mursalin. (mtb)



Cara Mencegah Penularan HIV/AIDS:
- Tidak berhubungan seks di luar nikah
- Bersikap setia pada satu pasangan
- Selalu menggunakan kondom bagi pelaku seks dengan lebih dari satu pasangan
- Hindari penggunaan narkoba, terutama yang disuntikan secara bergantian
- Selalu menjaga kebersihan (steril) alat-alat yang berhubungan dengan darah, seperti jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik dan lain-lain

Gejala HIV/AIDS:
- Gejala awal terinfeksi  HIV adalah flu biasa yang akan sembuh beberapa hari kemudian. Pada tahap ini tes darah masih menunjukan HIV negatif.
- Gejala tahap selanjutnya yakni masa inkubasi 2-10 tahun. Seseorang yang terinfeksi HIV akan megalami demam berkepanjangan.
- Selera makan menurun, diare terus menerus tanpa sebab yang jelas, pembengkakan kelenjar getah benin dan prostat, berat badan menurun dratis
- Gejala tahap akhir, sistem kekebalan tubuh menurun, pengidap HIV berkembang menjadi penderita AIDS

Langkah Penanganan:
- Konsultasi ke petugas konselor terlatih
- Petugas menyodorkan Informed Consent (lembar persetujuan dites darah)
- Petugas mengambil sampel darah untuk dites (plus dan minus)
- Hasil diambil oleh konselor
- Pasien diberikan konseling lanjutan (post konseling)
- Merencanakan kehidupan setelah dinyatakan HIV/AIDS
Sumber: Komisi Penanggulangan AIDS Prov Kalsel
Open Your Mind
More about → Datangi Konselor HIV/AIDS
24/7 Airport service Anywhere Anytime Fast Niagara Falls Taxi For taxi service to Niagara Falls Canada from the Toronto airport try WEGO Taxi Or call 716-449-0001 raxi Cab Service. Serving Niagara Falls and all of the Buffalo Niagara Airport region including WNY and Southern Ontario Canada.
Visit http://payampars.com to find out more regarding intelligent house