Bukan hanya dindingnya tembus pandang, rak yang dipasang pun tertata rapi dan bentuknya tak berbeda dari Alfa Mart maupun super market. Kasirnya tak menggunakan kakulator, tapi komputerisasi."Saat ini masih dalam pembenahan, karena gedungnya baru saja direnovasi. Semula dindingnya terbuat dari beton, karena koperasi harus diubah menjadi UKM Mart jadi dibongkar diganti dan dengan kacanisasi seperti mart-mart modern sekarang ini," kata H Usamah, Ketua Koperasi UKM Mart Ihsan, Jumat (5/10).
Dia mengatakan, perubahan dari Warung Serba Ada (Waserda) dikembangkan menjadi UKM Mart untuk memberdayakan koperasi hingga bisa bersaing dengan mart-mart lainnya. Semua distandarisasikan mulai rak, display barang sampai sistem penjualan yang menggunakan komputerasi. "Paling tidak punya kita punya standar minimal seperti Giant atau Hyper Mart, memberikan pelayanan secara optimal kepada anggota maupun pelanggan dari masyarakat umum," kata H Usamah.
Menurut dia, UMK Mart boleh disebut Mini Mart, karena punya kelebihan dari koperasi Waserba, yakni tampilan bagus, kebersihan terjamin, penataan rapi, barang kedaluwasa cepat ketahuan, pelayanan dengan sistem pencatatan barang, kehilangan barang lebih cepat diketahui.
"Tenaga kerja bisa dipangkas, dulunya 3-4 orang, sekarang bisa dua orang saja. Satu orang hanya mengontrol dan seorang menjaga kasir atau menyusun display," kata Usamah.
Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Banjarmasin, Gusti Irwan Mirza, mengatakan, program modernisasi dari koperasi warung serba ada menjadi UKM Mart merupakan gagasan dari Menteri Koperasi dan UKM RI.
"Program ini dibuat pemerintah agar koperasi mampu bersaing dengan mart-mart modern yang terus tumbuh dan berkembang. Kalau koperasi tidak mengikuti perkembangan, bakalan mati secara perlahan-lahan," kata Irwan.
Kabid Fasilitas Permodalan, H Reno Azhari menambahkan, pemerintah memberikan bantuan dana kepada koperasi Ihsan sebesar Rp 65 juta untuk melakukan pembenahan seperti membeli meja kasir, komputerisasi, rak modern dan sebagainya. "Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari pemerintah ini, UKM Ikhsan mampu bersaingan dengan mart-mart lainnya," kata Reno.
Namun, menurut Reno, koperasi di Banjarmasin yang mendapat bantuan UKM Mart dari pusat baru satu. Semoga ke depannya, koperasi lainnya pun dibantu sehingga tak lagi sekadar waserba tapi sudah menjadi UKM Mart. (*)
KOPERASI mengandung makna kerja sama. Ada pula yang mengartikan menolong satu sama lain. Sesuai Undang Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Koperasi pasal 3, disebutkan tujuan utama didirikannya koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
Menurut Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Gusti Irwan Mirza, berdasarkan pernyataan tersebut, koperasi sangat menguntungkan bagi anggotanya seperti dapat meminjam uang untuk modal usaha dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman kepada rentenir.
Setiap anggota dapat membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah dan pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan yang disebut Sisa Hasil Usaha (SHU), tentu saja setelah dikurangi biaya-biaya operasional. "Pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha ini dibagi secara adil sehingga tidak ada yang dirugikan," kata Irwan.
Dia mengatakan, koperasi memiliki peran yang besar di masyarakat. Seandainya banyak orang yang dapat mengambil kemanfaatan koperasi, perekonomian masyarakat pun akan semakin kuat. Tak heran, jika koperasi disebut sebagai soko guru atau tiang utama perekonomian di Indonesia.
Ketua Koperasi UKM Mart Ihsan Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin, H Usamah mengatakan, selain menjual berbagai macam keperluan rumah tangga, juga masih melaksanakan simpan pinjam.
"Sebelumnya dalam masalah administrasi dan transaksi simpan pinjam dilaksanakan di lantai 1 bergabung dengan barang yang dijual, sekarang berpindah ke lantai dua agar tak mengganggu pembeli," kata Sekretaris Gabungan Koperasi Pegawai Kalsel ini.
Menurut Usamah, jumlah anggota Koperasi Ihsan sebanyak 721 orang berasal dari PNS Kemenag, guru agama di bawah naungan Kemenag dan pensiunan dari PNS setempat. "Syarat menjadi anggota koperasi sangat mudah, mengisi formulir, membayar iuran per bulan dan PNS anggota Kementerian Agama," katanya. (*)
Tapi, Norwadah menilai, barangnya masih kurang lengkap dan perlu ditambah lagi agar memudahkan anggota koperasi mencarinya. Ketua Koperasi UKM Mart Ihsan, H Usamah mengakui barang yang dijual masih belum lengkap. "Sebenarnya kita sudah mengeluarkan modal Rp 100 juta, tapi barang seperti tak kelihatan. Padahal sewaktu tempatnya belum dibenahi, dengan uang sebesar itu ruang terasa penuh dengan jualan. Adanya perubahan dari Waserba menjadi UKM Mart penataan lebih bagus dibanding sebelumnya. Nanti akan kita tambah lagi barangnya agar anggota tak lagi membeli keluar," kata Usamah.
Selain Koperasi Ihsan, yang mendapat bantuan UKM Mart adalah Koperasi Semerbak Kandangan, Hulu Sungai Selatan. Sementara itu Kabid Fasilitas Permodalan pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Banjarmasin,, H Reno Azhari mengatakan, hanya sedikit koperasi yang mendapat bantuan UKM Mart, karena sangat selektif. "Koperasi tersebut benar-benar sehat, punya anggota minimal 50 orang, sudah melaksanakan rapat anggota dua tahun terakhir," ujarnya.
Syarat lannya, koperasi tersebut berbadan hukum, memiliki usaha warung serba ada (waserba), mempunyai rekening bank, fotocopy KTP pengurus dan memiliki notulen rapat untuk menerima bantuan tersebut.
"Kita berharap nantinya banyak koperasi di Kota Banjarmasin mendapat bantuan dana UKM Mart, sehingga bisa bersaing dengan MartMart yang dikelola secara modern," ujar Reno. (*)
Syarat Mendapat Bantuan Usaha Kecil Menengah (UKM) Mart:
- Ajukan Proposal
- Berbadan hukum
- Memiliki usaha warung serba ada (waserda)
- Punya anggota minimal 50 orang
- Sudah melaksanakan rapat anggota dua tahun terakhir
- Mempunyai rekening bank
- Fotokopi KTP pengurus
- Notulen rapat untuk menerima bantuan tersebut
- Koperasi cukup sehat
Peruntukan Bantuan Rp 65 Juta dari Kementerian Koperasi dan UKM:
- Kacanisasi
- Meja kasir
- Komputerisasi
- AC
- Rak untuk jualan
Kelebihan UKM Mart dibanding Koperasi:
- Tampilan bagus
- Kebersihan terjamin
- Penataan rapi
- Barang kadaluasa cepat ketahuan
Manfaat Menjadi Anggota Koperasi:
- Anggota dapat meminjam uang pada koperasi untuk modal usaha
dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman
kepada rentenir
- Setiap anggota dapat membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan
harga yang lebih murah di koperasi
- Pada akhir tahun setiap anggota mendapat keuntungan dari Sisa
Hasil Usaha (SHU)
- Dapat berlatih berorganisasi dan bergotong royong
- Setiap anggota dapat berlatih bertanggung jawab
---------------------------------------------------------
{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment